
Inflasi adalah kenaikan harga secara umum dan terjadi terus menerus. Dengan kata lain, inflasi juga merupakan kondisi mata uang terdepresiasi terus menerus. Secara umum, inflasi disebabkan oleh: besarnya permintaan masyarakat terhadap barang, kenaikan biaya produksi dan peredaran uang di masyarakat sangat tinggi.Menurut Al Maqrizi Taqyudin (1996:412), dalam ekonomi Islam, inflasi disebabkan oleh inflasi alamiah (natural) dan inflasi kesalahan manusia (human error). Menurut sifatnya, inflasi dibagi menjadi inflasi yang meningkat, sedang (derap inflasi) dan tinggi (hiperinflasi). Tergantung penyebabnya Inflasi dibagi menjadi Demand Pull Inflation dan Cosh Push Inflation. Menurut asal Inflasi dibedakan menjadi inflasi domestik dan inflasi luar negeri. Menurut perkiraan masyarakat, itu dibagi menjadi inflasi yang diharapkan dan inflasi yang tidak terduga. Dalam ilmu ekonomi konvensional, cara mengatasi inflasi adalah melaksanakan kebijakan moneter, kebijakan fiskal, kebijakan nonmoneter/nonfiskal. Sedangkan dalam Islam, inflasi diatasi dengan mencetak uang dalam jumlah besar rendah/minimal, menerapkan strategi dana iuran yang dinonaktifkan dan kebijakan fiskal.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
