
Desentralisasi telah menjadi agenda penting dalam pembangunan di Indonesia sejak awal tahun 2000-an. Tujuan utama dari desentralisasi adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan daerah, dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan. Sejak diberlakukannya undang-undang desentralisasi pada tahun 1999, Indonesia telah melakukan berbagai upaya untuk memperkuat desentralisasi di seluruh provinsi dan kabupaten/kota. Namun, meskipun sudah berjalan selama lebih dari 20 tahun, tantangan dan permasalahan masih terus muncul dalam implementasi desentralisasi di Indonesia. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk melakukan tinjauan pustaka tentang desentralisasi di Indonesia. Artikel ini membahas definisi, tujuan, dan jenis desentralisasi yang ada di Indonesia. Selain itu, artikel ini juga membahas beberapa keuntungan dan tantangan dalam implementasi desentralisasi di Indonesia, seperti masalah koordinasi antarlembaga, kurangnya sumber daya manusia yang berkualitas di daerah, dan kesenjangan ekonomi antara daerah yang masih besar. Artikel ini juga memberikan gambaran tentang upaya-upaya yang telah dilakukan pemerintah dalam meningkatkan efektivitas desentralisasi di Indonesia, seperti pemberian dana transfer, program pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kapasitas aparatur pemerintah daerah. Kesimpulan artikel ini adalah bahwa desentralisasi merupakan proses yang kompleks dan masih memerlukan perhatian serius dari pemerintah dan masyarakat dalam upaya memperbaiki kualitas pelayanan publik dan mempercepat pembangunan daerah. Diperlukan juga upaya untuk meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah daerah dan memperkuat koordinasi antarlembaga agar implementasi desentralisasi dapat berjalan lebih efektif.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
