
Alzheimer merupakan penyakit neurodegeneratif yang ditandai dengan terbentuknya plak beta-amiloid, peningkatan stres oksidatif, serta kondisi peradangan kronis yang mengarah pada kematian sel saraf. Beberapa senyawa bioaktif yang terdapat dalam tumbuhan lokal diketahui memiliki potensi sebagai antioksidan yang melindungi saraf, menjadikannya kandidat untuk terapi Alzheimer. Kajian ini meneliti potensi antioksidan dari ekstrak tumbuhan lokal, seperti bawang lanang (Allium sativum), daun dan biji pepaya (Carica papaya L.), serta kayu secang (Caesalpinia sappan L.). Analisis menggunakan spektrofotometri UV-Vis dan metode DPPH menunjukkan bahwa senyawa fenolik, flavonoid, dan sulfur dalam ekstrak tumbuhan ini memiliki kapasitas antioksidan tinggi serta dapat melindungi neuron dari stres oksidatif dan neuroinflamasi. Hasil ini mendukung pengembangan terapi berbasis kimia medisinal dari senyawa bioaktif tumbuhan lokal sebagai pendekatan potensial dalam pengobatan Alzheimer. Studi ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih lanjut mengenai peran tumbuhan lokal dalam mendukung strategi terapeutik untuk Alzheimer.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
