
doi: 10.30998/g.v1i2.871
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkritik terhadap disertasi berbahasa Inggris dan kemudian menawarkan metodologi baru. Fokus penelitian adalah kritik terhadap disertasi yang ditulis oleh Nahid Saeid Bashatah dengan judul tentang framing perempuan Muslim Arab Saudi yang digambarkan oleh media Inggris. Penelitian ini hanya menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan. Kritik terhadap disertasi hanya dilakukan dengan membandingkannya dengan penelitian lain yang berkaitan dengan analisis framing. Setelah itu, ditafsirkan dan kemudian ditawarkan metodologi baru. Kesimpulan dari penelitian ini adalah framing analysis dan content analysis yang selama ini kontradiktif tetapi dapat digabungkan menjadi satu model, yaitu post-konstruktivisme. Model ini merupakan penggabungan dari paradigma positivisme dengan paradigma konstruktivisme.Kata kunci: Post-konstruktivisme, Framing, Ideologi, Media Massa
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 1 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
