
Beras hitam (Oryza sativa L. indica) merupakan salah satu varietas beras lokal Indonesia yang mulai mendapat perhatian di pasar global karena kaya akan kandungan antosianin, antioksidan, dan senyawa bioaktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hasil uji organoleptik dalam hal penggunaan beras hitam untuk menggantikan ketan hitam dalam pembuatan produk bolu ketan hitam. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode pengembangan produk berbasis eksperimen. Metode eksperimen adalah cara penelitian yang sering digunakan dalam ilmu penerapan, terutama di bidang makanan dan teknologi. Dengan metode ini, peneliti dapat mengubah variabel tertentu di dalam kondisi yang terkontrol agar mengetahui hubungan antara penyebab dan akibat dari perlakuan yang diberikan. Analisis dilakukan terhadap empat aspek sensoris utama, yaitu: warna, aroma, rasa, dan tekstur. Penilaian dilakukan melalui uji hedonik (uji kesukaan) dengan menggunakan skala penilaian 9 poin, mulai dari “amat sangat tidak suka” hingga “amat sangat suka”. Panelis yang dilibatkan merupakan panelis tidak terlatih, dengan jumlah yang cukup untuk memperoleh hasil yang representatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara organoleptik melalui uji hedonik beras hitam dapat digunakan sebagai subtitusi bahan ketan hitam dalam pembuatan bolu ketan hitam.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
