
Prasasti merupakan sumber sejarah tertulis yang banyak memberikan keterangan mengenai struktur birokrasi, perekonomian, keadaan topografi, pemukiman dan juga mengenai masalah masyarakat lndonesia Kuno beserta aktivitasnya. Berdasarkan data yang berhasil dikumpulkan, ratusan prasasti menggunakan tarikh Caka dan baru empat buah prasasti yang menggunakan Tarikh Sanjaya. Salah satu prasasti bertarikh Sanjaya, yaitu prasasti Tulang Er 198 Sanjaya. Prasasti yang sekarang disimpan di Museum Nasional ini belum banyak dibicarakan. Prasasti ini pada dasarnya tidak mengubah teori maupun rekonstruksi sejarah yang sudah ada. Akan tetapi keberadaan prasasti ini pada kenyataannya dapat melengkapi penulisan sejarah yang sudah ada. Tarikh Sanjaya, tidak lagi hanya sebagai pelengkap tarikh yang pernah digunakan di Indonesia, tetapi juga merupakan bukti bahwa pada masa pemerintahan Balitung-Daksa pernah terjadi konflik di kalangan istana dalam rangka memperebutkan takhta kerajaan. Tulisan ini juga memuat transkripsi prasasti Tulang Er 198 Sanjaya.
Tulang Er, Archaeology, tarikh Sanjaya, prasasti, Daksa, Balitung, CC1-960
Tulang Er, Archaeology, tarikh Sanjaya, prasasti, Daksa, Balitung, CC1-960
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
