
Artikel ini membahas perkawinan eksogami dalam studi kasus perkawinan Gunapriyadharmapatni dengan Dharma Udayana Warmadewa dikatakan perkawinan eksogami karena Gunapriyadharmapatni yang nama kecilnya Mahendradata berasal dari klen/dinasti lsana (Jawa Timur), sedangkan Dharma Udayana Warmadewa berasal dari klen/dinasti Warmadewa di Bali. Sejarah kuna menyatakan bahwa perkawinan Gunapriyadharmapatni dengan Dharma Udayana Warmadewa menghasilkan tiga (3) orang putera yaitu Erlangga, Marakata, dan Anak Wungsu. Ketiga putera raja inilah yang memegang tampuk pemerintahan selanjutnya di Bali (ahli waris). Sumber data yang digunakan dalam artikel ini adalah prasasti-prasasti yang terbit sekitar abad X-IX M, serta beberapa naskah-naskah kuna seperti Negarakertagama, Pararaton, dan Calon Arang.
Archaeology, naskah kuno, Bali Kuna, prasasti, sejarah, eksogami, perkawinan, CC1-960
Archaeology, naskah kuno, Bali Kuna, prasasti, sejarah, eksogami, perkawinan, CC1-960
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
