
Gereja pada saat ini terus berkembang dan menyebarkan sayapnya ke seluruh dunia, bangsa, bahasa dan budaya. Tempat-tempat yang belum pernah mendengar Injil telah menghapusnya dalam kehidupan mereka. Fokus tulisan ini adalah Roh Kudus Menjiwai Gereja Misioner. Sebab penulis menyadari bahwa pada hakikatnya gereja adalah bersifat misioner. Hal ini juga diserukan dalam konsili Vatikan II. Semangat misioner yang dimiliki Gereja ini adalah berasal dari Roh Kudus sendiri. Roh Kuduslah yang menjiwai Gereja, sehingga gereja dengan semangat bermisi dan mewartakan Injil ke seluruh dunia. Secara khusus, penulis hendak menjelaskan tentang roh Kudus sebagai spiritualitas SVD. SVD adalah singkat dari Societas Verbi Divini atau dalam bahasa inggris Society of the Divine Word dan dalam bahasa Indonesia adalah Serikat Sabda Allah adalah serikat misi. Sebagai serikat misi, SVD menjadikan Roh Kudus sebagai panutan dan kekuatannya. Peran Roh Kudus sangat nyata dalam karya misioner Gereja dan secara khusus dalam diri para misionaris SVD yang mengimplementasikan karya misioner Gereja.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 1 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
