
Indonesia sebagai negara tropis memiliki ketersediaan bahan baku jambu biji yang melimpah, sehingga memungkinkan pengembangan produk ini secara berkelanjutan sekaligus mendukung pemberdayaan petani lokal. Dengan dikemas sebagai produk yang sehat dan inovatif, minuman jeli jambu biji dapat berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan pasar domestik dan global dengan penambahan bayam, namun penerimaan konsumen terhadap produk baru ini masih perlu dianalisis. Studi ini bertujuan untuk menganalisis penerimaan konsumen terhadap minuman jelly jambu dengan tambahan bayam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Hedonik yang meliputi aspek sensori, meliputi rasa, aroma, warna, dan tekstur. Sebanyak 30 responden berpartisipasi dalam evaluasi sensori menggunakan kuesioner terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata untuk rasa (4,2) dan tekstur (4,1) sangat positif, yang menunjukkan preferensi konsumen yang kuat. Namun, skor rata-rata untuk warna (3,8) menunjukkan hasil yang kurang diminati. Analisis statistik inferensial menggunakan uji t menunjukkan perbedaan signifikan antara penerimaan rasa dan warna (p < 0,01) serta aroma dan warna (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa konsumen lebih memprioritaskan rasa daripada daya tarik visual. Temuan ini menyoroti potensi minuman jelly jambu sebagai minuman bergizi, sekaligus menunjukkan perlunya peningkatan atribut visualnya untuk meningkatkan penerimaan pasar. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan minuman fungsional dengan mengintegrasikan bahan alami, yang mempromosikan manfaat kesehatan dan kenikmatan sensori.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
