
Self Harm merupakan perilaku yang cenderung merugikan diri sendiri untuk mengatasi rasa sakit yang dialami secara emosional karena permasalahan dan tekanan psikologi yang dapat mengarah pada perilaku bunuh diri dan dapat menyebabkan kematian. Remaja cenderung melakukan self harm sebagai Upaya untuk mengatasi berbagai macam tekanan emosi yang dialaminya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi dengan media video terhadap perilaku self harm pada remaja. Desain penelitian ini menggunakan penelitian pre eksperimen one group pretest dan post test. Sampel penelitian ini adalah remaja di desa Koripan Kecamatan Bungkal Ponorogo dengan jumlah 43 orang yang diambil dengan teknik sampel purpossive sampling. Analisa data menggunakan uji Wlcoxon Sign Rank test. Hasil uji statistik didapatkan nilai signifikansi (p value=0,340 < a=0.05, sehingga dapat disimpulkan tidak ada pengaruh edukasi dengan video terhadap perilaku self harm pada remaja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk merubah perilaku self harm pada remaja tidak cukup efektif hanya menggunakan video edukasi namun membutuhkan intervensi yang lain.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
