
Pendahuluan: Tingginya angka ODHA memerlukan perhatian khusus karena dampak negatif pada kondisi fisik maupun psikis. Sebagian besar pasien berobat pada stadium lanjut dengan berbagai infeksi oportunistik (IO), sehingga diperlukan pengobatan suportif untuk meningkatkan kualitas hidup pasien melalui palliativecare. Tujuan penelitian ini, yaitu membangun kebijakan model palliative care sebagai upaya meningkatkan kualitas Hidup pada ODHA. Metode: penelitian ini menggunakan metode action research dengan jumlah sampel 88 perawat. Hasil: analisa menggunakan uji rank Wilcoxon diperoleh nilai Z hitung =-5,599 dengan p value 0,000<α= 0,05, artinya terdapat perbedaan yang signifikan tingkat pengetahuan perawat sebelum dan setelah diberikan modul dan pelatihan palliative care untuk mengatasi nyeri pada ODHA. Simpulan: ada pengaruh pelatihan dan modul palliative care terhadap tingkat pengetahuan perawat. Nilai rerata tingkat pengetahuan perawat tentang palliative care setelah dilakukan pelatihan lebih besar dari pada sebelum pelatihan (22,88) >19,28. Hasil ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan perawat tentang palliative care.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
