
doi: 10.30649/v4i3.151
Tujuan Penelitian: Defisiensi besi adalah masalah nutrisi paling banyak di seluruh dunia melampaui malnutrisi energi protein. Anemia defisiensi besi pada anak berdampak negatif terhadap pertumbuhan, perkembangan kognitif, akademik, dan imunitas. Di seluruh dunia, tercatat 273 juta anak kurang dari 5 tahun menderita anemia dengan 60% di antaranya dikarenakan defisiensi besi. Fortifikasi besi disebut sebagai pendekatan preventif terbaik untuk mencegah anemia defisiensi besi. Meskipun demikian, pengetahuan terkait fortifikasi besi di Indonesia masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fortifikasi besi pada makanan dalam tatalaksana anemia defisiensi besi pada anak. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan sampel berupa 16 artikel pada jurnal internasional yang terindeks SCIMAGO dengan tahun publikasi 2019 hingga 2024. Artikel pada studi literatur ini diambil melalui Mendeley, Google Scholar, ScienceDirect, dan PubMed. Hasil: Fortifikasi besi berperan dalam menurunkan angka kejadian anemia defisiensi besi pada anak. Fortifikasi besi berguna sebagai upaya preventif dan terapi adjuvan terhadap suplementasi besi oral atau parenteral. Peran fortifikasi besi diperkuat dengan penambahan vitamin A, vitamin C, dan antihelmintik dalam regimen suplementasi besi. Kesimpulan: Fortifikasi besi pada makanan berpengaruh positif dalam tatalaksana anemia defisiensi besi pada anak.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
