
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi khasiat sediaan topikalekstrak etanol kayu secang (Caesalpinia sappan L.) padakepadatan kolagen tikus albino dengan luka insisi. Sebanyak 20 ekor tikus albino jantan dibagi secara acak menjadi lima kelompokdengan masing-masing empat ulangan,yakni(K-) diberi basis salep, (K+) diberi povidone iodine 10%, (P1, P2, P3) diberi salep ekstrak kayu secang konsentrasi 6,5%, 15%, dan 30%. Luka insisi dilakukan sepanjang 1 cm pada daerah dorsal. Terapidiberikan pada luka sekali dalam sehari selama 14hari. Jaringan kulit dipreservasi dan diperiksa dengan pewarnaan rutin Hematoksilin Eosin (HE). Data didapat dengan cara skoring laludianalisisdengan uji Kruskal-Wallisdilanjutkan dengan uji Mann-Whitney(p<0,05).Hasil kepadatan kolagen padaP1 menunjukkan perbedaan signifikan (p<0,05) denganK-, K+, P2, dan P3.Sementara itu tidak ada perbedaan signifikan (p>0,05) antara K-, K+, P2 dan P3. Dapat disimpulkan bahwa konsentrasi ekstrak etanol kayu secang6,5% dapat meningkatkan rata-rata kepadatan kolagen tikus albino dengan luka insisi. Kata kunci: kayu secang, kolagen, luka insisi
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
