
Pengembangan teknologi ramah lingkungan sedang banyak mendapatkan perhatian dari berbagai bidang. Salah satunya ialah pemanfaatan serat alam dalam pembuatan bahan komposit. Pemanfaatan serat daun nanas dan serat bambu sebagai bahan penguat komposit dapat menjadi alternatif bahan penguat sintetis yang banyak digunakan. Penelitian ini berfokus pada pengujian bending untuk mengetahui kekuatan bending dari komposit hybrid serat alam daun nanas dan serat bambu. Pembuatan komposit hybrid serat alam daun nanas dan serat bambu menggunakan metode hand lay-up, dengan orientasi serat 0ᵒ, resin Epoxy, dan fraksi volume 50%, 60%, dan 70%. Hasil pengujian bending menunjukkan kekuatan bending maksimum tertinggi didapatkan pada fraksi volume 50%, dengan nilai kekuatan bending sebesar 86,116 MPa. Sedangkan kekuatan bending maksimum terendah diperoleh pada fraksi volume 60% yaitu sebesar 49,653 MPa. Fraksi volume 70% berada ditengah-tengah dengan nilai kekuatan bending maksimum sebesar 68,115 MPa.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
