
Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa berpengaruh pendidikan serta pengangguran terhadap kemiskinan yang terjadi di Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo dan Kabupaten Lumajang, menggunakan pendekatan asosiatif kuantitatif dengan periode penelitian 11 (sebelas) tahun, dari tahun 2010 sampai 2020. Data yang digunakan yaitu data sekunder dengan alat analisis panel, tersusun atas data penampang silang 3 Kabupaten/Kota di Jawa Timur dan data deret waktu periode 2010 – 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemiskinan di Kota Probolinggo, Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Lumajang mampu dijelaskan oleh pendidikan dan pengangguran sebesar 82 %. Pendidikan serta pengangguran secara simultaneous bersama-sama memiliki pengaruh terhadap kemiskinan dengan nilai probabilitas yaitu 0,000000. Secara parsial pendidikan dengan indikator lulusan SLTA usia >15 tahun tidak memiliki pengaruh terhadap kemiskinan memiliki probabilitas 0,4811 sedangkan pengangguran dengan indikator penduduk miskin tidak bekerja usia >15 tahun memiliki pengaruh terhadap kemiskinan probabilitasnya sebesar 0,0017.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
