
Sakramen Pengurapan Orang Sakit adalah salah satu dari tujuh sakramen dalam Gereja Katolik yang memiliki makna mendalam baik secara teologis maupun praktis. Artikel ini mengeksplorasi dua aspek utama dari sakramen ini: perspektif teologis yang mendasari praktiknya dan aplikasi praktis dalam konteks pastoral. Melalui analisis teologis, artikel ini menelusuri akar biblis dan tradisi Gereja yang membentuk pemahaman tentang pengurapan orang sakit, serta signifikansinya sebagai sarana rahmat ilahi dan penyembuhan spiritual. Selain itu, penelitian ini juga mencakup tinjauan praktis tentang bagaimana sakramen ini dilaksanakan dalam kehidupan nyata, terutama di Rumah Sakit X. Dengan menggunakan metode studi kasus dan wawancara dengan para pasien dan keluarga mereka, artikel ini mengungkap tantangan dan peluang yang dihadapi dalam pelaksanaan sakramen ini. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Sakramen Pengurapan Orang Sakit bukan hanya memberikan penghiburan dan kekuatan bagi yang sakit, tetapi juga memperkuat ikatan komunitas dan menegaskan kembali kehadiran Tuhan dalam penderitaan manusia. Dengan demikian, artikel ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya Sakramen Pengurapan Orang Sakit dalam kehidupan iman umat Katolik dan menawarkan rekomendasi praktis untuk memperbaiki pelaksanaannya di berbagai konteks pastoral.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
