
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana framing pemberitaan kasus Grup Fantasi Sedarah yang dilakukan oleh dua media daring nasional yaitu Detik.com dan Kompas.com. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan model analisis framing Robert N. Entman. Penelitian ini menyoroti empat elemen framing yakni Define Problems, Diagnose Causes, Make Moral Judgement, dan Treatment Recommendation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Detik.com lebih menonjolkan aspek definisi masalah dan solusi dengan bahasa yang lugas, sementara Kompas.com lebih fokus pada aspek penyebab dan penilaian moral dengan gaya penulisan yang lebih analitis dan hati-hati. Kedua media tersebut memiliki kecenderungan ideologis yang berbeda dalam mengonstruksi isu penyimpangan moral di ruang digital. Temuan ini menggambarkan bagaimana media dapat membentuk persepsi publik melalui cara pemberitaan yang disajikan.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
