
Stres akademik merupakan salah satu tantangan besar yang dihadapi mahasiswa, terutama pada masa awal perkuliahan. Stres ini muncul akibat proses penyesuaian terhadap tuntutan akademik yang kompleks, seperti beban tugas yang berat, tekanan untuk berprestasi, dan adaptasi terhadap lingkungan belajar yang baru. Penelitian ini menyoroti efektivitas metode konseling individual dalam mengurangi stres akademik di kalangan mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. Pendekatan konseling individual memungkinkan mahasiswa untuk secara langsung mengungkapkan emosi, pengalaman, dan kesulitan yang mereka hadapi kepada konselor. Dalam proses ini, konselor berperan memberikan dukungan, arahan, serta solusi yang relevan untuk membantu mahasiswa menghadapi stres mereka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan wawancara sebagai teknik utama untuk menggali pengalaman mahasiswa yang mengalami stres akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling individual efektif dalam membantu mahasiswa mengidentifikasi sumber utama stres mereka, mengelola emosi dengan lebih baik, dan mengembangkan strategi yang konstruktif untuk menangani tantangan akademik. Selain itu, pendekatan berbasis empati, seperti layanan konseling sebaya, terbukti memberikan dampak positif dengan menciptakan lingkungan dukungan yang inklusif dan saling memahami. Pendekatan ini tidak hanya membantu mahasiswa merasa didengar tetapi juga memberi mereka ruang untuk mengeksplorasi solusi kreatif terhadap permasalahan akademik. Dengan demikian, konseling individual dan pendekatan berbasis empati menjadi metode yang relevan untuk mengatasi stres akademik secara efektif, sekaligus mendorong kesejahteraan psikologis mahasiswa.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
