
Pada tahun 2018, Balai Arkeologi Sumatera Utara melakukan survei arkeologi dan menemukan 1 (satu) buah prasasti bernama Prasasti Bahagas. Adapun Permasalahannya adalah apakah makna keberadaan Prasasti Bahagas bagi kesejarahan di kawasan kepurbakalaan Hindu-Buddha Padang Lawas, Sumatera Utara? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna keberadaan Prasasti Bahagas bagi kesejarahan di kawasan kepurbakalaan Hindu-Buddha Padang Lawas, Sumatera Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dan bersifat deskriptif. Dari hasil analisis didapatkan kesimpulan bahwa Prasasti Bahagas dibuat dari batuan andesit, berbentuk lapik arca, menggunakan aksara pasca-palawa atau paleo-sumatera, dan berbahasa Batak yang diartikan sebagai bangunan yang kuat dan kokoh. Terkait dengan masyarakat pendukung budayanya, penyebutan kata bahagas ini dapat menambah asumsi bahwa masyarakat pendukung kepurbakalaan Hindu-Buddha di Padang Lawas adalah masyarakat ber-etnis Batak.
bagas, aksara pasca-palawa atau paleo-sumatera, bangunan kokoh, Prasasti Bahagas
bagas, aksara pasca-palawa atau paleo-sumatera, bangunan kokoh, Prasasti Bahagas
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
