
doi: 10.24042/klm.v10i2.4
Artikel ini mendiskusikan tentang pembauran dan intetegritas etnis Tionghoa di wilayah Benteng (Sebutan untuk Tangerang). Tulisan ini berangkat dari sebuah asumsi bahwa dalam pola-pola pembauran di tingkat lokal seringkali ditemukan nilai positif yang bisa dikembangkan. Dengan demikian tulisan ini bertujuan untuk menawarkan contoh kasus sebagai alternatif solusi dalam menangani konflik-konflik etnisitas dengan berbagai dinamikanya, baik dalam perspektif politik, ekonomi, maupun dimensi sosial-kemasyarakatan secara simultan. Dengan pendekatan yang holistik, tulisan ini melihat konsep pembauran, agama dan integritas, sebagai suatu keseluruhan (holistik) dalam sistim sosial dan sistim budaya. Data-data dalam tulisan ini kemudian di analisis secara kualitatif dengan menggunakan teori-teori yang ada. Sebagai hasil analisis, ditemukan adanya dua kelompok besar pembauran etnis Cina Benteng ini: yaitu kelompok Asimilasi dan kelompok Integrasi. Kelompok asimilasi menginginkan pembauran etnis Cina Benteng dalam masyarakat dengan menghilangkan identitas dan budaya asal menjadi satu masyarakat yang satu dan seragam (melting pot). Sedangkan kelompok integrasi menginginkan pembauran etnis Cina Benteng dalam masyarakat tanpa harus menghilangkan identitas atau budaya asalnya.
BP1-253, Islam
BP1-253, Islam
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 2 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
