
doi: 10.24036/4.00799
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh seringnya penggunaan smartphone dapat mengakibatkan pengguna tidak bisa terlepas dari smartphone tersebut. Rasa takut yang berlebihan ketika berada jauh dari ponsel telah dianggap sebagai fobia zaman modern atau yang bisa disebut dengan istilah nomophobia, yang diperkenalkan dalam kehidupan kita sebagai bentuk dari interaksi antara manusia dan smartphone. Sampel pada penelitian ini adalah 144 orang siswa SMK Negeri 2 Payakumbuh yang dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Kemudian data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis uji beda (T- test) dengan taraf signifikansi (=0,005). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, nomophobia pada laki-laki SMK Negeri 2 Payakumbuh Pada umumnya berada pada kategori sedang. Kedua, nomophobia pada siswa perempuan SMK Negeri 2 Payakumbuh pada umumnya juga berada pada kategori sedang. Ketiga, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara nomophobia siswa laki-laki dan perempuan di SMK Negeri 2 Payakumbuh.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
