
Gedung Samsat Rajabasa Kota Bandar Lampung merupakan salah satu gedung pelayanan umum yang ada di Kota Bandar Lampung. Memasuki umur bangunan lebih dari sepuluh tahun, terlihat retakan-retakan yang mengkhawatirkan pada sambungan balok – kolom juga retakan yang ada di hampir semua bagian dinding bangunan baik itu dilantai satu maupun di lantai dua. Adanya retakan yang terihat jelas ini, mengakibatkan ketidaknyamanan bagi para pemakai bangunan baik itu Pegawai Pemerintah Daerah ataupun Masyarakat yang sesekali datang untuk melakukan pembayaran registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor. Tujuan Penelitain ini adalah : (1) Mengetahui Jenis kerusakan yang terjadi Pada Gedung Samsat Rajabasa; (2) Mengetahui Kuat Tekan Beton Gedung Samsat Rajabasa, (3) Mengetahui Kedalaman Tanah Keras di Sekitar Bangunan Gedung Samsat Rajabasa. Berdasarkan Pengamatan langsung di lapangan, Pengujian Hammer Test dan Pengujian Sondir yang dilakukan didapat kesimpulan bahwa nilai kuat tekan (fc’) beton struktur eksisting gedung kurang dari nilai kuat tekan beston struktur yang disyaratkan oleh SNI dalam Persyaratan Beton Struktural Untuk Bangunan Gedung Standar Nasional Indonesia
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
