
Kualitas air merupakan faktor utama dalam keberhasilan budidaya ikan berbasis bioflok karena secara langsung memengaruhi kesehatan ikan dan kestabilan mikroorganisme. Parameter suhu, pH, dan total dissolved solids (TDS) umum digunakan sebagai indikator kualitas air, namun bersifat dinamis dan tidak memiliki batas nilai yang tegas. Logika fuzzy Mamdani banyak diterapkan untuk menangani ketidakpastian tersebut, tetapi sebagian penelitian belum menganalisis pengaruh desain fungsi keanggotaan dan jumlah basis aturan yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi bentuk fungsi keanggotaan dan jumlah aturan pada sistem logika fuzzy Mamdani terhadap klasifikasi kualitas air kolam bioflok. Data diperoleh dari sensor suhu, pH, dan TDS yang terpasang pada kolam bioflok dan digunakan sebagai nilai masukan pada pengujian sistem fuzzy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk fungsi keanggotaan memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan jumlah aturan, khususnya pada kondisi transisi kualitas air. Fungsi keanggotaan Gaussian menghasilkan respons yang lebih halus, sedangkan penambahan jumlah aturan tidak memberikan perbedaan signifikan terhadap hasil klasifikasi.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
