
Tafsir Pase ini merupakan tafsir yang unik. Pembahasannya menggunakan perpaduan unsur-unsur qurani dengan nuansa kultural. Selain menggunakan bahasa indonesia juga diselingi dengan bahasa Aceh dalam bentuk puisi dan sajak, atau biasa disebut nazam Aceh. Penelitian ini bersifat deskriptif analitis yakni pencarian fakta dengan interpretasi yang tepat lalu dianalisis dengan menguraikan data dan sumber yang ada. Kemudian, kesimpulan dari uraian data diambil dengan cara deduktif dan induktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan tematik yaitu suatu kajian yang difokuskan pada permasalahan yang telah dirumuskan. Dengan menggunakan pendekatan tematik, maka dapat diketahui bahwa karya ini memakai metode maudhu'i, yaitu dengan merumuskan topik atau tema sentral pada tiap-tiap surah yang dikaji. Sedang mengenai sistematika penulisan tafsir, menggunakan sistematika tarlb mauçlñf (tematik) yang mengacu pada tema atau juz tertentu. Kemudian, karya ini bercorak adibi al-yang menafsirkan makna Al-Qurrim yang kental dengan nuansa kulturalnya.
Islamic law, tafsir pase, BP1-253, KBP1-4860, Islam
Islamic law, tafsir pase, BP1-253, KBP1-4860, Islam
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 1 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
