
Dalam era digital yang semakin maju, pengelolaan dokumen yang dulunya dilakukan secara konvensional (paper based) berubah menggunakan teknologi komputer. Data pada dokumen diolah dan disimpan dalam bentuk digital. Meskipun kebutuhan akan penggunaan Document Management System (DMS) semakin meningkat, tantangan keamanan juga semakin kompleks. Perusahaan harus menghadapi ancaman serangan siber, peretasan, pencurian data, dan pelanggaran keamanan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan Secure Document Management System (DMS) dengan menerapkan metodologi Agile-SSDLC. Implementasi SSDLC dalam metodologi Agile memastikan bahwa aspek keamanan menjadi fokus utama dalam setiap tahap pengembangan, termasuk proses code review dan identifikasi kerentanan keamanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Secure DMS yang dikembangkan dapat mengelola dokumen secara efisien dan aman, memenuhi kebutuhan pengguna, serta melindungi data dari ancaman eksternal maupun internal. Secure DMS ini juga memberikan manfaat signifikan dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan dokumen dan mengurangi risiko kebocoran informasi.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
