
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian pakan komersil yang disuplementasi tepung daun jaloh (Salix tetrasperma Roxb) dengan dosis 0, 5, 10, dan 15% terhadap kadar hemoglobin ikan nila (Oreochromis niloticus) yang diberi cekaman panas. Hewan coba yang digunakan adalah ikan nila gesit dengan berat badan berkisar 35-40 g. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) pola searah dengan empat perlakuan dan tiga ulangan, masing-masing P0, P1, P2, dan P3. Ikan nila pada setiap perlakuan diberi cekaman panas pada suhu 35±1° C selama 4 jam setiap hari. Semua kelompok diberi cekaman panas dan pakan yang disuplementasi dengan tepung daun jaloh 0, 5, 10, dan 15% masing-masing untuk kelompok P0, P1, P2, dan P3. Pada hari ke-31 dilakukan pengambilan darah ikan nila untuk pemeriksaan kadar hemoglobin. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis varians. Rata-rata (±SD) kadar hemoglobin (g/dl) ikan nila pada perlakuan P0; P1; P2; dan P3 masing-masing adalah 8,5+1,66; 6,1+1,20; 6,3+2,10, dan 8,3+1,33 g/dl. Pemberian tepung daun jaloh tidak berpengaruh (P 0,05) terhadap kadar hemoglobin ikan nila yang diberi cekaman panas pada suhu 35±1° C
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 1 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
