
doi: 10.18592/tm.v1i2.364
Berbagai bencana telah datang silih berganti diawal tahun 2011 ini, mulai dari bencana yang berskala nasional maupun lokal, seperti gempa bumi, tsunami, banjir bandang, gunung meletus dan sebagainya. Keadaan tersebut akan menimbulkan beban psikologis, sehingga dapat membuat orang tidak bersemangat, cepat putus asa, frustasi dan gamang dalam menatap hari esok yang lebih baik.Kecemasan merupakan ketakutan terhadap hal-hal yang belum jelas terjadi, yang bila dibiarkan akan dapat menimbulkan gangguan pada jiwa orang yang mengalaminya. Kecemasan dapat dikelompokkan ke dalam kecemasan normal, cemasan fobik dan kecemasan objektif, kecemasan neorotik dan kecemasan moral. Untuk mengatasi rasa cemas, banyak ragam terapi yang dikembangkan oleh para ahli, seperti: melalui Latihan Relaksasi, Terapi Tingkah Laku, Penghentian Pikiran dan Dzikrullah serta Doa. Terapi tersebut sebagai solusi untuk dapat mengadirkan ketenangan dan ketentraman jiwa.Kata-kata Kunci: Kecemasan dan Alternatif Solusinya
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
