
doi: 10.18196/ppm.32.200
Tingginya kepedulian sosial masyarakat Indonesia melalui infak atau sedekah ternyata tidak cukup dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan masyarakat, seperti kemiskinan. Sedekah yang diberikan biasanya hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumtif sesaat, bukan untuk kebutuhan produktif yang dapat dirasakan penerima dalam waktu jangka panjang. Sedekah seharusnya mampu memberdayakan penerima sehingga dapat keluar dari permasalahannya dan berubah statusnya menjadi pemberi sedekah. Agar sedekah yang diberikan dapat bermanfaat lebih banyak, perlu pengelolaan yang memiliki orientasi pemberdayaan jangka panjang, di antaranya melalui sedekah bergulir. Tujuan kajian ini adalah mengkaji konsep sedekah bergulir untuk pemberdayaan masyarakat duafa. Metode kajian menggunakan pendekatan kajian lapangan. Pendekatan ini mengacu pada konsep penelitian lapangan, yaitu mempelajari secara intensif tentang latar belakang keadaan sekarang dan interaksi suatu sosial, individu, kelompok, lembaga, dan masyarakat. Hasil kajian ini menyimpulkan dan merekomendasikan bahwa dalam upaya mengatasi permasalahan ekonomi masyarakat dapat dilakukan melaui sedekah bergulir.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
