
Kitosan merupakan produk alam hasil deasetilasi kitin yang memiliki rantai molekul yang panjang dan berat molekul yang tinggi, hal ini menjadikan kitosan terkendala dalam proses pengaplikasiannya. Untuk mengatasi hal tersebut perlu dilakukan proses depolimerisasi yang dapat menurunkan berat molekul kitosan dan memendekkan rantai molekul kitosan. Penelitian ini bertujuan menentukan pengaruh lama penyinaran sinar ultraviolet terbaik yang akan menghasilkan kitosan dengan bobot molekul rendah yang dapat larut dalam air atau pelarut netral. Depolimerisasi kitosan dalam penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan radiasi sinar ultraviolet dan asam kuat untuk memotong rantai polimer kitosan hingga menghasilkan kitosan dengan rantai yang lebih pendek dan dapat larut dalam air atau pelarut netral. Depolimerisasi dimulai dengan melarutkan kitosan dan HCl 2%, selanjutnya disinari dengan sinar ultraviolet selama 45 menit, 60 menit, 75 menit. Larutan kitosan dipresipitasi menggunakan isopropil alkohol, dan difiltrasi dengan kain nylon ukuran 40 mesh. Kitosan yang telah memiliki pH 7 dikeringkan untuk mendapatkan kitosan larut air. Kitosan larut air yang didapat dianalisis dengan membandingkan tiap perlakuan yang diberikan dan kitosan bahan baku. Penggunaan sinar ultraviolet dan larutan HCl berpengaruh terhadap karakteristik depolimerisasi kitosan yang dihasilkan. Perlakuan terpilih berada pada kitosan yang didepolimerisasi perlakuan lama penyinaran sinar ultraviolet 75 menit dengan hasil rendemen 70,07±14,00%, kelarutan 99,80±0,17%, derajat putih 99,99±0,00%, viskositas 49,78±0,31 cP, bobot molekul 169,46±0,30 kDa, dan zeta potensial 73,03±1,92 mV. Penurunan bobot molekul dan viskositas pada karakteristik kitosan larut air dalam perlakuan tersebut menunjukkan bahwa proses depolimerisasi kitosan telah terjadi dimana efek depolimerisasi meningkat seiring dengan meningkatnya lama penyinaran sinar ultraviolet.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 2 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
