
Biji asam jawa mempunyai kulit biji yang keras, sehingga sulit untuk dikecambahkan karena air sulit menembus kulit biji tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh HCl terhadap laju dan perkecambahan biji asam jawa. Penelitian dilakukan di Laboratorium BSF Tumbuhan Departemen Biologi FSM UNDIP. Penelitian ini dilaksanaakan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu konsentrasi HCl yaitu ( P0 : 1%,P1 : 15%,P2 : 30% , P4 : 45%) selama 5 menit , masing-masing 3 ulangan (setiap ulangan 10 biji). Data yang diperoleh dianalisis ANAVA taraf signifikasi 95%, jika berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multirange Test (DMRT). Parameter yang diamati adalah laju perkecambahan dan persentase perkecambahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman dengan menggunakan HCl 45%, menghasilkan laju perkecambahan tercepat dan persentase perkecambahan tertinggi yaitu 83,33 %, sehingga paling efektif dalam mematahkan dormansi biji asam. Kata kunci : perkecambahan, Tamarindus indica L, konsentrasi, HCl
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 2 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
