
Suatu studi dilakukan untuk menentukan apakah penambahan mimosa tannin pada daun Gliricidia yang ditumbuk dapat merangsang pembentukan ikatan tannin dan protein sehingga dapat melindungi degradasi protein oleh bakteri rumen. Daun Gliricidia yang telah ditumbuk, diberi perlakuan penambahan 0, 3, 6, 9, 12 dan 15% mimosa tannin, kemudian dibiarkan selama 0, 3, 6, 12 dan 24 jam. Selanjutnya, bahan tersebut diekstrak menggunakan 70% acetone dan kandungan protein yang terikat diukur dengan metoda radial diffusion assay. Percobaan kecernaan protein in situ menggunakan 4 ekor sapi berfistula, dilakukan untuk membandingkan derajat proteksi protein pada tumbukan daun Gliricidia dan Leucaena yang diberi perlakuan 0, 3 dan 6% mimosa tannin dan dibiarkan selama 1 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tumbukan daun Gliricidia yang diberi perlakuan mimosa tannin lebih dari 3% mampu menghasilkan pengikatan protein. Kadar pengikatan protein tertinggi tercatat setelah 6 jam waktu inkubasi dan cenderung menurun setelah itu. Percobaan kecernaan protein in situ menunjukkan bahwa tumbukan daun Gliricidia dengan perlakuan 6% mimosa tannin mempunyai kecernaan protein terendah di dalam rumen yakni 13.31%, dibandingkan dengan 22.38 dan 26.60% pada tumbukan daun Gliricidia dengan perlakuan 0 dan 3% mimosa tannin. Demikian pula nilai efektif degradasi terendah pada k=0.02 adalah tumbukan daun Gliricidia dengan perlakuan 6% mimosa tannin. Hasil penelitian ini menyarankan bahwa kandungan protein pada daun Gliricidia dapat diikat dengan 6% mimosa tannin dan selanjutnya dapat melindungi kandungan protein dari fermentasi mikroba rumen. (Animal Production 7(1): 21-26 (2005) Kata kunci : Mimosa tannin, protein precipitation complex, radial diffusion assay
SF1-1100, Animal culture
SF1-1100, Animal culture
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
