
Tujuan penelitian ini adalah penerapan pengawetan bambu baru ditebang dengan bahan pengawet senyawa boron. Delapan belas batang bambu dengan panjang dan diameter yang bervariasi dipungut dari Ciapus di Bogor. Batang bambu yang baru ditebang dimasukkan ke dalam larutun bahan pengawet senyawa boron secara terpisah masing-masing selama satu, tiga dan lima hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa retensi bahan pengawet dapat ditingkatkan dengan cara meningkatkan waktu pengawetan dan konsentrasi larutan yang digunakan. Hubungan antara waktu pengawetan dan konsentrasi yang digunakan menunjukkan perbedaan yang nyata. Retensi maksimum sebesar 7,64 kg/m3 dicapai dalam waktu lima hari dengan konsentrasi larutan 10%.
Forestry, peucelupan, bambu segar, pengawetan, SD1-669.5, transpirasi, senyawa boron
Forestry, peucelupan, bambu segar, pengawetan, SD1-669.5, transpirasi, senyawa boron
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
