
Mikroalga laut Tetraselmis chuii memiliki potensi yang besar untuk dimanfaatkan sebagai bahan pangan fungsional karena mengandung zat gizi dan senyawa fitokimia. Tetraselmis chuii memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi yaitu protein sebesar 48.42%, karbohidrat sebesar 12.10%, lemak 9.70%, aktivitas antioksidan berkisar antara 2.55-31.29 mg/mL dan total klorofil berkisar antara 3.65-19.20 mg/g. Penelitian senyawa fitokimia Tetraselmis chuii belum pernah dilakukan, maka dalam usaha pengembangan bahan pangan fungsional berbasis Tetraselmis chuii, penting dilakukan skrining fitokimia terhadap ekstrak etanol Tetrasemis chuii untuk mengidentifikasi jenis senyawa fitokimia yang terdapat dalam Tetraselmis chuii dan mengetahui manfaatnya bagi kesehatan. Penelitian ini dilakukan analisis data secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen ekstrak sebesar 30.97% dan ekstrak etanol Tetraselmis chuii mengandung senyawa fitokimia golongan alkaloid, flavonoid, dan glikosida flavonoid.
tetraselmis chuii, S, pangan fungsional, Agriculture, skrining fitokimia, TP248.13-248.65, Biotechnology
tetraselmis chuii, S, pangan fungsional, Agriculture, skrining fitokimia, TP248.13-248.65, Biotechnology
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
