
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya kemungkinan pembentukan kelinci berbulu halus dan kilap melalui penggabungan sifat bulu halus pada kelinci Rex (H) dan sifat bulu kilap dari kelinci Satin (K). Materi pokok penelitian adalah F2, keturunan dari hasil perkawinan kelinci Rex jantan dan kelinci Satin betina (F1HK) dan resiprokalnya (F1KH) yang dikawinkan sesamanya menghasilkan F2HKHK dan F2KHKH serta yang disilangkan menghasilkan F2HKKH dan F2KHHK. Dalam kajian ini digunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Untuk mengetahui munculnya sifat bulu halus-kilap, semua kelinci F2 umur empat minggu sebanyak 425 diamati. Kelinci F2 dari masing-masing hasil perkawinan dikelompokkan berdasarkan kondisi bulu dengan cara pengamatan makroskopis (meraba dan mengamati kondisi bulu tiap kelinci dengan menggunakan tolok ukur yang telah ditetapkan). Bila ada kelinci yang berbulu halus-kilap, untuk memastikan kebenaran dari hasil pengamatan makroskopis, dilakukan pengamatan mikroskopis pada sampel bulu semua kelinci yang dikatagorikan berbulu halus-kilap. Untuk mengetahui berlaku-tidaknya Hukum Mendel pada F2 dilakukan uji Chi-kuadrat. Penelitian ini menyimpulkan: kelinci berbulu halus dan kilap dapat terbentuk pada keturunan kedua (F2) dari hasil perkawinan silang kelinci Rex dengan kelinci Satin. Secara keseluruhan, proporsi kelompok kelinci berdasarkan kondisi bulu pada F2 tidak sesuai dengan Hukum Mendel.
SF1-1100, Animal culture
SF1-1100, Animal culture
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
