
Penelitian ini merespons tantangan persaingan yang ketat dalam mutu dan jumlah produksi UMKM di Kemang, Bogor, terutama dalam menghadapi produk impor. Dengan fokus pada pengembangan UMK unggulan, penelitian ini mencermati penurunan jumlah usaha mikro yang berkembang menjadi usaha kecil, sebagian disebabkan kurangnya pemahaman teknologi pemasaran melalui media sosial oleh pelaku UMKM. Di tengah dorongan pemerintah untuk mengembangkan UMKM, teknologi ecoprint dihadirkan sebagai solusi ramah lingkungan dan ekonomis. Melalui pelatihan, pengembangan desain produk, pengujian teknik ecoprint, dan produksi massal, pelaku UMKM di Kemang dilibatkan dalam seluruh proses. Dengan membentuk usaha Ecoprint seperti "Nauli Eco-print" dan mengembangkan strategi produk ramah lingkungan, diharapkan pelaku UMKM dapat tidak hanya mengaplikasikan teknik ecoprint secara efektif, tetapi juga menghasilkan produk unggulan yang mendukung keberlanjutan lingkungan dan meningkatkan ekonomi lokal.
Umkm, Pemberdayaan, Pengembangan Produk, Eco-Print, UMKM Kemang Bogor
Umkm, Pemberdayaan, Pengembangan Produk, Eco-Print, UMKM Kemang Bogor
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
