Actions
  • shareshare
  • link
  • cite
  • add
add
Publication . Article . 2017

Terjemahan Beranotasi Kata dan Ungkapan Budaya di dalam Novel Anak Selandia Baru I’m Telling on You dan Barry & Bitsa

Era Bawarti;
Open Access
Published: 20 Dec 2017 Journal: JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA, volume 3, page 33 (issn: 2087-9741, eissn: 2356-0215, Copyright policy )
Publisher: Universitas Al Azhar Indonesia
Abstract
<p><em>Abstrak</em> − <strong>Penelitian ini adalah sebuah penelitian di bidang kajian terjemahan berupa terjemahan beranotasi, yakni terjemahan dengan catatan. Teks sumber (TSu) yang dipilih adalah novel anak Selandia Baru dari seri <em>Kiwi Bites</em> berjudul <em>I’m Telling on You</em> dan <em>Barry &amp; Bitsa</em>. Teks ini dipilih karena merupakan karya dari penulis yang sama dan ditulis dalam Bahasa Inggris dialek Selandia Baru yang memiliki sejumlah perbedaan dengan Bahasa Inggris standar. Selain itu, teks ini jika diterjemahkan juga potensial untuk menjadi bacaan anak yang bermutu. Analisis difokuskan pada terjemahan kata dan ungkapan budaya. Kerangka teori yang digunakan di dalam analisis adalah teknik penerjemahan dari Hoed (2006). Kata dan ungkapan budaya yang dibahas dalam penelitian ini sebanyak 15 buah. Dari hasil analisis ditemukan bahwa teknik penerjemahan yang digunakan paling sering adalah pemadanan dengan keterangan tambahan. Hal ini menunjukkan bahwa kata dan ungkapan budaya dalam TSu seringkali tidak memiliki padanan leksikalnya dalam bahasa sasaran (BSa).</strong></p><p><em> </em></p><p><em>Abstract – </em><strong>This study is a research in translation studies, namely annotated translation, i.e. translation with notation. Source text (ST) chosen is two New Zealand children’s novel from Kiwi Bites series titled <em>I’m Telling on You</em> and <em>Barry &amp; Bitsa</em>. Both are chosen for both are the works of the same author as well as written in New Zealand English which has several differences with that of Standard English. Besides, the text is also potential to become a qualified children’s reading, if translated. The analysis is focused on the translation of cultural words and terms. Theoretical framework used is translation technique (Hoed, 2006). Cultural words and terms discussed are as many as 15 items. The results show that translation techniques used more frequent are equivalence with notation. This means, most of cultural words and terms in ST have no lexical equivalence in the target language (TL). </strong></p><p> </p><p><strong><em>Keywords:</em></strong><em> annotated translation, cultural word and term, translation technique. </em></p>
moresidebar