
Penelitian mengenai khasiat probiotik yang memberikan efek positif untuk kulit baik dalam penggunaan oral maupun topikal telah banyak dilakukan. Hal tersebut semakin mendorong potensi penggunaan probiotik untuk kebutuhan kosmetik. Penggunaan probiotik secara topikal tidak selalu menggunakan sel bakteri dalam keadaan hidup tetapi juga menggunakan bakteri dalam keadaan sel tak hidup. Bentuk preparasi probiotik (bakteri hidup atau tak hidup) yang berbeda ini dimungkinkan dapat mempengaruhi masalah viabilitas dan efektivitas probiotik dalam sediaan topikal. Telaah pustaka ini membahas pengaruh dari bentuk preparasi probiotik terhadap viabilitas dan efektivitasnya dalam sediaan topikal. Telaah pustaka dilakukan terhadap 42 artikel yang telah terpublikasi dengan rentang waktu 10 tahun terakhir, didapat dari basis data google scholar dan situs penyedia jurnal online lain seperti Pubmed, DOAJ dan Science direct, dengan menggunakan 14 kata kunci. Berdasarkan telaah pustaka yang telah dilakukan bentuk preparasi yang paling umum digunakan pada aplikasi topikal adalah preparasi dalam keadaan sel tak hidup karena bentuk preparasi ini cenderung lebih stabil bila dibandingkan dengan bentuk sel hidupnya.
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
