publication . Article . 2019

Rancang Bangun Solar Water Heater dengan Kolektor Pelat Datar Berbentuk Spiral Berbasis Mikrokontroler

Ocsirendi Ocsirendi; Indra Dwisaputra; M Yunuf; Irfan Rahmi;
Open Access Indonesian
  • Published: 20 May 2019
  • Publisher: Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung
  • Country: Indonesia
Abstract
Pulau Bangka memiliki intensitas cahaya matahari yang tinggi, namun masih sedikit pemanfaatannya sebagai sumber energi alternatif.Pemanas air yang tersedia di pasar hingga saat ini mengalami puncak inovasi yang tetap memanfaatkan listrik sebagai energi, namun seperti yang kita ketahui bahwa pemanas yang menggunakan energi listrik mengkonsumsi daya yang tidak sedikit. Pada penelitian ini akan dibuat sebuah alatSolar Water Heater yang menggunakan kolektor berbentuk spiral untuk memanaskan air didalam tandon air yang memanfaatkan energi sinar matahari serta sebagai alat untuk melihat perbedaan antara metode continue yang mensirkulasi air secara terus menerus dari tandon air ke kolektor pemanasdengan metode delay yang mensirkulasi air dengan jeda waktu tertentu. Kedua metode serta mekanisme pengambilan data dikendalikan oleh sebuah perangkat Arduino.Berdasarkan hasil ujicoba, didapatkan bahwa Solar Water Heatermampu memanaskan air pada tandon air hingga 48,92 derajat celcius serta penggunaan metode continue membuat suhu air lebih tinggi dari metode delay dengan perbedaan maksimal sebesar 10,66 derajat celcius.
Bangka Island has high sunlight intensity, but it still has little use as an alternative energy source. Water heater available on the market have experienced a peak of innovation that continues to use electricity as energy, but as we know that heater that use electricity consume a lot of energy. In this research, a solar water heater machine with spiral collector will be made to heat water in a reservoir using sunlight energy and as a tool to see the difference between the continuous method which circulates water continuously from the reservoir to the heat collector with a delay method that circulates water with a certain delay time. Both methods and data retrieval mechanisms are controlled by an Arduino device. Based on the results of the trial, it was found that Solar water heater was able to heat water in reservoir up to 48.92 degrees Celsius and the use of the continuous method made the water temperature higher than the delay method with a maximum difference of 10.66 degrees centigrade.
Persistent Identifiers
Subjects
free text keywords: Indonesia, Delay time, Maximum difference, Electricity, business.industry, business, Solar water, Intensity (heat transfer), Alternative energy, Spiral (railway), Marine engineering, Environmental science, Sunlight
Related Organizations
Communities
Communities with gateway
OpenAIRE Connect image
Any information missing or wrong?Report an Issue