
Pegas (Spring) umumnya digunakan pada beragam pengembangan mesin, pegas saat digunakan harus mampu menciptakan tenaga sesuai, meredam benturan, mengasimilasi dan menyimpan energi untuk meredam getaran. Dalam penelitian ini dilakukan proses pembakaran pegas secara annealing dengan variasi besar suhu dan lama waktu pembakaran, kemudian di dinginkan dengan menggunakan teknik normalizing. Pegas yang digunakan adalah shockbreaker mio soul. Perbedaaan suhu pembakaran yang digunakan adalah 400, 450, 500, dengan pengujian konstanta menggunakan uji tekan secara dinamis. Dari hasil penelitian terlihat bahwa terjadi perubahan nilai konstanta kekakuan akibat perubahan temperatur pemanasan annealing. Ketika W 1000N, temperatur annealing 400 °C : 2500 N/m, 450 °C : 2875 N/m, 500 °C : 2272N/m. Temperatur pemanasan yang menghasilkan nilai konstanta kekakuan yang tepat terdapat pada temperatur suhu 450 °C dengan nilai konstanta pada W 1000 N 2875 N/m. Kata Kunci : Pegas, Annealing, Shock breaker, Konstanta
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
