
Studi ini bermaksud untuk mengevaluasi persistensi pengelolaan lemuru di perairan Selat Bali dari sudut pandang sosial dan ekonomi. Metode pengumpulan data adalah dengan observasi dan wawancara. Data yang digunakan berdasarkan observasi langsung dan wawancara dengan nelayan di desa Pengambengan. Nelayan yang diwawancarai dipilih secara acak dan dianggap mewakili jumlah hasil tangkapan lemuru dengan menggunakan purse seine. Data dianalisis menggunakan analisis Monte Carlo dengan metode RAPFISH untuk mengetahui perilaku mana yang berdampak pada masing-masing faktor sosial dan ekonomi. Hasil ordinasi RAPFISH pada bidang ekonomi menunjukkan indeks 48,36, sedangkan pada dimensi sosial memiliki nilai indeks 44,48, dari hasil indeks ini menunjukkan bahwa pengelolaan perikanan lemuru untuk dimensi ekonomi dan sosial berstatus kurang berkelanjutan. Kata kunci: lemuru, pengelolaan perikanan, PPN Pengambengan
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
