INTERKONEKSI STAIN, BSM, DAN MES DALAM MENGEMBANGKAN EKONOMI ISLAM: STUDI KASUS DI PURWOKERTO

Article English OPEN
Dahlan, Ahmad (2015)

STAIN, Bank Syariah Mandiri (BSM), and Masyarakat Ekonomi Syariah (MES, Syariah Economic Society) have important rolein the development of Islam economy in Purwokerto. This research result evidenced that these three institutions have an Islamic economydevelopment program according with vision and mission of their institution. STAIN as Islamic higher education is on curriculum design andlecture quality domain, BSM as banking financial institution on enhancing employee/manager quality, and MES Banyumas Raya ascommunity organization at socializes about Islamic economy. Interconnection between STAIN, BSM, and MES in developing Islamic economyis still informal/incidental nature, although there several direction to formal cooperation, namely between STAIN and BSM.
  • References (18)
    18 references, page 1 of 2

    2. Tingkat Jurusan

    1. Seminar dan Lokakarya Nasional

    Jurusan Syari'ah mengirim Ahmad Dahlan, M.SI. untuk mengikuti Semiloka Ekonomi Islam tentang Perkembangan Ekonomi Islam pada 29 November sampai 1 Desember 2004, bertempat di Wisma Haji Departemen Agama Ciloto, Puncak Bogor Jawa Barat. Beberapa narasumber yang hadir adalah Prof. Dr. H. Djuhaya S. Praja, Dr. Jaih Mubarok, Dr. H. Hendi Suhendi, M.Si., Prof. Drs. H. A. Djazuli, Dr. Surahman Hidayat, Dr. Muhamad, M.Ag., serta Dr. Musa Asy'ari.

    2. Seminar Nasional

    Ahmad Dahlan, M.SI. dan Drs. Khariri, M.Ag. dikirim untuk mengikuti seminar yang diselenggarakan oleh ECSID (Education Centre for Sharia Institute Development) pada 7 Mei 2005 bertempat di Aula FE UII Yogyakarta.

    3. Seminar Regional

    Ahmad Dahlan, M.SI. dan Dani Kusumastuti, M.Si. mengikuti seminar “Hasil Penelitian Profil dan Permasalahan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Wilayah Eks. Karesidenan Banyumas”, pada 6 Desember 2006. Kerjasama Kantor Bank Indonesia Purwokerto dengan Fakultas Ekonomi Unsoed Purwokerto. Seminar tersebut merupakan laporan hasil penelitian yang dilakukan oleh tim FE Unsoed yang didanai oleh BI Purwokerto. Presentasi dipimpin oleh Dr. Hariyadi sebagai Ketua tim sekaligus dekan FE Unsoed.

    Sejak TA 2004/2005 Jurusan Syari'ah telah menyelenggarakan workshop perbankan syari'ah sebanyak 2 kali dengan Prodi Muamalah sebagai pelaksana teknis, yaitu pada 10-12 Januari 2005 dan 26-27 Desember 2006.

    Pengembangan kurikulum berbasis ekonomi Islam disesuaikan dengan masing-masing prodi. Sebelum Jurusan Syariah membuka Prodi EI dan D-3 PS, matakuliah keekonomian telah dimasukkan ke dalam kurikulum MUA, dan mengalami perubahan pascakurikulum 1997.

    1Agustianto, “Tonggak Kebangkitan Ekonomi Syari'ah”, dalam Waspada online, 16 September 2005, (http://www.waspada.co.id/serba_waspada/ mimbar_jumat/artikel), diakses pada 22 November 2006.

  • Similar Research Results (1)
  • Metrics
    1
    views in OpenAIRE
    0
    views in local repository
    0
    downloads in local repository
Share - Bookmark