publication . Article . 2017

Translasi Pencak Silat Kedalam Film Animasi (Studi Kasus Film Kung Fu Panda)

Riyo Ramadhan; Hafiz Aziz Ahmad; Alvanov Z. Mansoor;
Open Access English
  • Published: 07 Sep 2017 Journal: Journal of Visual Art and Design (issn: 2337-5795, eissn: 2338-5480, Copyright policy)
  • Publisher: ITB Journal Publisher
Abstract
Abstrak. Sebagai tradisi yang telah membudaya dari sejak zaman dahulu kala, pencak silat lahir sebagai benteng kekuatan pertahanan diri sekaligus menjadi seni yang memperkaya khazanah kebudayaan bangsa Indonesia. Namun, kuatnya terpaan kebudayaan seni bela diri impor yang masuk ( karate , kung fu , tae kwon do , muay thai , capoeira, dll), yang selalu didukung dengan berbagai kemasan media entertainment modern, membuat silat menjadi kalah populer bahkan di mata dan persepsi masyarakat Indonesia sendiri. Hal ini mengakibatkan para generasi muda memandang seni bela diri impor menjadi lebih superior ketimbang pencak silat. Jika hal ini terus berlangsung tanpa ada u...
Subjects
free text keywords: Budaya Indonesia, film animasi, Kung Fu Panda, pencak silat, animated film, Indonesian Culture, visual storytelling, Drawing. Design. Illustration, NC1-1940, Visual arts, N1-9211, Martial arts, Art, media_common.quotation_subject, media_common
Related Organizations
Powered by OpenAIRE Open Research Graph
Any information missing or wrong?Report an Issue
publication . Article . 2017

Translasi Pencak Silat Kedalam Film Animasi (Studi Kasus Film Kung Fu Panda)

Riyo Ramadhan; Hafiz Aziz Ahmad; Alvanov Z. Mansoor;