
Penelitian yang dilakukan terhadap contoh uji sortimen gergajian kayu jati yang warnanya kurang baik dan cacat dengan perlakuan ekstraksi masing-masing dalam pelarut etanol, campuran etanol dan benzen 1 :2 dan aseton serta perlakuan waktu ekatraksi 0,5 sampai 2 jam dengan selang 0.5 jam menunjukkan bahwa cacat warna menjadi berkurang dengan ditandai meningkatnya warna kayu tersebut. Contoh uji mutu P, D , T dan yang mengandung cacar alut minyak dan alur hitam pada P. Cacat doreng pada D, kemerahan. "crowm “ dan kebiruan dapat meningkat warnanya setaraf dengan wama mutu U yang mulus dan merata. Hilangnya cacat alur minyak dan alur hitam diperoleh dari perlakuan ekstraksi dalam etanol benzena 1: 2 waktu 1 jam serta aseton waktu 2 jam. Untuk cacat doreng dari aseton 2 jam, cacat kemarahan dari etanol dan aseton selama 0,5 jam. cacat "crown dari etanol 1 jam dan kebiruan dari etanol benzena 1 :2 selama 0.5 jam
Sortimen gergajian, zat ekstraktif, aseton, Forestry, warna, SD1-669.5, kayu jati, chromameter, etanol benzena
Sortimen gergajian, zat ekstraktif, aseton, Forestry, warna, SD1-669.5, kayu jati, chromameter, etanol benzena
| selected citations These citations are derived from selected sources. This is an alternative to the "Influence" indicator, which also reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | 0 | |
| popularity This indicator reflects the "current" impact/attention (the "hype") of an article in the research community at large, based on the underlying citation network. | Average | |
| influence This indicator reflects the overall/total impact of an article in the research community at large, based on the underlying citation network (diachronically). | Average | |
| impulse This indicator reflects the initial momentum of an article directly after its publication, based on the underlying citation network. | Average |
