search
Include:
257 Research products, page 1 of 26

  • Publications
  • Article
  • Repository IAIN Palopo

10
arrow_drop_down
Relevance
arrow_drop_down
  • Open Access English
    Authors: 
    Muhammad, Ilyas;
    Country: Indonesia
  • Open Access Indonesian
    Authors: 
    Nurdjan, Sukirman;
    Country: Indonesia
  • Open Access English
    Authors: 
    Lestari, Alia;
    Country: Indonesia
  • Open Access English
    Authors: 
    H. Mahmud;
    Country: Indonesia

    Budaya membaca dan menulis dikalangan peserta didik dan guru kini sedang digalakan melalaui program pemerintah yang dikenal dengan GLS( Gerakan Literasi Sekoah).GLS dikembangkan berdasarkan sembilan agenda prioritas (Nawacita) yang terkait dengan tugas dan fungsi Kemendikbud, khususnya Nawacita nomor 5, 6, 8, dan 9.. (Pandua GLS; 1). Literasi sebagai pengembanagan budaya membaca dan menulis dikalanagan peserta didik masih jauh dari harapan. Kegiatan menggunakan bahasa tulisan masih rendah, masih didominasi oleh bahasa lisan atau budaya tutur. Dalam situasi seperti ini peserta didik hanya menjadi pelaku komunikasi yang pasif. Kondisi seperti ini dapat terlihat ketika peserta didik kita bercerita tentang perjalalananaya dari rumah kesekolah ,semua yang dilihat dialaminya dengan lancar dapata diceritakan dalam bahasa lisan. Ketika disuruh menulis pengalamanya dari rumah sampai sekolah anak sudah mulai kebingungan. Hal ini terlihat dari hasil observasi awal tentang motivasi yang dilakukan oleh peneliti saat proses pembelajaran Bahasa Indonesia pada tanggal 7 Agustus 2017 khususnya pada materi Teks cerita dan membuat rinkasan dari teks yang dibaca atau yang didengar, masih kurang aktif, peserta didik kurang tertarik dan tidak antusias ketika proses pembelajaran sehingga pada tes awal membuktikan masih ada yang tidak mencapai kriteria ketuntasan maksimal (KKM) Bahasa Indonesia di SDN Rengkak Kec. Kopang kabupaten Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2017/2018, yakni 70. Pada kenyataannya nilai peserta didik di bawah 70, yaitu 12 orang (sekitar 60 %) dari 20 orang yang terdiri dari 11 laki-laki dan 9 perempuan, dan sisanya 8 orang (sekitar 40 %) yang sudah berhasil mencapai KKM yang diharapkan. Sehingga penulis tertarik melakukan penelitian dengan mengangkat judul “Upaya Meningkatakan Keterampilan Menulis Dengan Teknik RCG (Reka Cerita Gambar) Pada Siswa Kelas VI SDN Rengkak Kecamatan Kopang, Kabupaten. Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2017/2018

  • Open Access English
    Authors: 
    Santaria, Rustan;
    Country: Indonesia
  • Open Access English
    Authors: 
    Pirol, Abdul; Masruddin, Dr;
    Publisher: Dr. Paul Robertson
    Country: Indonesia
  • Open Access English
    Authors: 
    Ruslan Abdullah, Muh.;
    Country: Indonesia
  • Open Access Indonesian
    Authors: 
    Rahman, Saifur Rahman;
    Publisher: LP2M IAIN Palopo
    Country: Indonesia

    A discourse needs to be exposed in order to know its deepest meaning and what variables are hidden behind it. That is what this research wants to present through genealogical theory. The material object is Raghib al-Isfahani's moral thought, which is quite unique, namely making the shari'ah conception as its center. This study will discuss two main things, namely, (1) how is the conception of sharia in Raghib al-Isfahani's moral thought; (2) how is the genealogical construction of Raghib al-Isfahani's moral thought. This research is library research. Michel Foucault's theory is used as an analytical knife. The results state: first, the conception of shari'ah in Raghib's moral thought has expanded its meaning, namely ahkam al-syariah and makarim al- syariah. Ahkam al-Sharia gave birth to dogmatic moral behavior as well as being the foundation of Makarim al-Sharia. As for Makarim al-Shariah itself gave birth to ethical moral behavior. Second, the genealogical construction of Raghib's moral thought is formed from several factors, the existence of a power struggle that causes social disorder (social disorder), the supremacy of sharia in all fields carried out by the Bani Seljuq government, and the development of imamate discourse by the assassin extremism movement. Raghib's moral thought was to rehabilitate the behavior of the people at that time while at the same time stemming the influence of the priestly discourse which tended to be destructive.

  • Open Access Indonesian
    Authors: 
    Zainuddin, Fauziah;
    Country: Indonesia
  • Open Access English
    Authors: 
    Mahmud, Hilal;
    Country: Indonesia
Include:
257 Research products, page 1 of 26
  • Open Access English
    Authors: 
    Muhammad, Ilyas;
    Country: Indonesia
  • Open Access Indonesian
    Authors: 
    Nurdjan, Sukirman;
    Country: Indonesia
  • Open Access English
    Authors: 
    Lestari, Alia;
    Country: Indonesia
  • Open Access English
    Authors: 
    H. Mahmud;
    Country: Indonesia

    Budaya membaca dan menulis dikalangan peserta didik dan guru kini sedang digalakan melalaui program pemerintah yang dikenal dengan GLS( Gerakan Literasi Sekoah).GLS dikembangkan berdasarkan sembilan agenda prioritas (Nawacita) yang terkait dengan tugas dan fungsi Kemendikbud, khususnya Nawacita nomor 5, 6, 8, dan 9.. (Pandua GLS; 1). Literasi sebagai pengembanagan budaya membaca dan menulis dikalanagan peserta didik masih jauh dari harapan. Kegiatan menggunakan bahasa tulisan masih rendah, masih didominasi oleh bahasa lisan atau budaya tutur. Dalam situasi seperti ini peserta didik hanya menjadi pelaku komunikasi yang pasif. Kondisi seperti ini dapat terlihat ketika peserta didik kita bercerita tentang perjalalananaya dari rumah kesekolah ,semua yang dilihat dialaminya dengan lancar dapata diceritakan dalam bahasa lisan. Ketika disuruh menulis pengalamanya dari rumah sampai sekolah anak sudah mulai kebingungan. Hal ini terlihat dari hasil observasi awal tentang motivasi yang dilakukan oleh peneliti saat proses pembelajaran Bahasa Indonesia pada tanggal 7 Agustus 2017 khususnya pada materi Teks cerita dan membuat rinkasan dari teks yang dibaca atau yang didengar, masih kurang aktif, peserta didik kurang tertarik dan tidak antusias ketika proses pembelajaran sehingga pada tes awal membuktikan masih ada yang tidak mencapai kriteria ketuntasan maksimal (KKM) Bahasa Indonesia di SDN Rengkak Kec. Kopang kabupaten Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2017/2018, yakni 70. Pada kenyataannya nilai peserta didik di bawah 70, yaitu 12 orang (sekitar 60 %) dari 20 orang yang terdiri dari 11 laki-laki dan 9 perempuan, dan sisanya 8 orang (sekitar 40 %) yang sudah berhasil mencapai KKM yang diharapkan. Sehingga penulis tertarik melakukan penelitian dengan mengangkat judul “Upaya Meningkatakan Keterampilan Menulis Dengan Teknik RCG (Reka Cerita Gambar) Pada Siswa Kelas VI SDN Rengkak Kecamatan Kopang, Kabupaten. Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2017/2018

  • Open Access English
    Authors: 
    Santaria, Rustan;
    Country: Indonesia
  • Open Access English
    Authors: 
    Pirol, Abdul; Masruddin, Dr;
    Publisher: Dr. Paul Robertson
    Country: Indonesia
  • Open Access English
    Authors: 
    Ruslan Abdullah, Muh.;
    Country: Indonesia
  • Open Access Indonesian
    Authors: 
    Rahman, Saifur Rahman;
    Publisher: LP2M IAIN Palopo
    Country: Indonesia

    A discourse needs to be exposed in order to know its deepest meaning and what variables are hidden behind it. That is what this research wants to present through genealogical theory. The material object is Raghib al-Isfahani's moral thought, which is quite unique, namely making the shari'ah conception as its center. This study will discuss two main things, namely, (1) how is the conception of sharia in Raghib al-Isfahani's moral thought; (2) how is the genealogical construction of Raghib al-Isfahani's moral thought. This research is library research. Michel Foucault's theory is used as an analytical knife. The results state: first, the conception of shari'ah in Raghib's moral thought has expanded its meaning, namely ahkam al-syariah and makarim al- syariah. Ahkam al-Sharia gave birth to dogmatic moral behavior as well as being the foundation of Makarim al-Sharia. As for Makarim al-Shariah itself gave birth to ethical moral behavior. Second, the genealogical construction of Raghib's moral thought is formed from several factors, the existence of a power struggle that causes social disorder (social disorder), the supremacy of sharia in all fields carried out by the Bani Seljuq government, and the development of imamate discourse by the assassin extremism movement. Raghib's moral thought was to rehabilitate the behavior of the people at that time while at the same time stemming the influence of the priestly discourse which tended to be destructive.

  • Open Access Indonesian
    Authors: 
    Zainuddin, Fauziah;
    Country: Indonesia
  • Open Access English
    Authors: 
    Mahmud, Hilal;
    Country: Indonesia
Send a message
How can we help?
We usually respond in a few hours.