Advanced search in
Research products
arrow_drop_down
Searching FieldsTerms
Any field
arrow_drop_down
includes
arrow_drop_down

  • Publications
  • ID
  • FR
  • BE
  • Indonesian

Relevance
arrow_drop_down
  • image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
    Authors: Deffi, Uprianti Bakri;

    Penyebab kematian ibu terbesar yaitu perdarahan, lebih dari separuh jumlah seluruh kematian ibu terjadi karena perdarahan postpartum. Perdarahan postpartum juga disebabkan oleh beberapa faktor risiko yaitu umur, jumlah paritas, jarak antar kelahiran, riwayat persalinan sebelumnya, lama partus, lama lepasnya plasenta, anemia, pengetahuan ibu, perilaku ibu, kunjungan ANC. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian perdarahan postpartum. Penelitian ini menggunakan metode analitik restropektif dengan pendekatan Case Control Study terhadap 58 ibu yang bersalin di wilayah kerja dinas kesehatan Kabupaten Merangin yang terdiri dari kasus dan control. Sampel dipilih secara simple random sampling. Analisis dari hasil uji statistik menggunakan uji Chi-Square untuk dapat menyimpulkan adanya hubungan dua variabel bermakna atau tidak bermakna. Hasil uji chi square menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara umur(p: 0,001, OR: 3,63; CI: 1,686-7,843), paritas (p: 0,000, OR: 5,971; CI: 2,658-13,413), jarak kelahiran (p: 0,000, OR: 5,388; CI: 2,433-11,933), riwayat persalinan (p: 0,001, OR: 3,610; CI: 1,679-7,763), riwayat anemia (p: 0,000, OR: 4.249; CI: 1,950-9,258) dan pengetahuan (p: 0,003, OR: 3,109, CI: 1,457-6,634) dengan kejadian perdarahan post partum. Selanjutnya, paritas merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan kejadian perdarahan post partum dengan nilai Exp(B) : 16.112. Kesimpulan penelitian ini yaitu ibu hamil dengan paritas berisiko akan meningkatkan kejadian perdarahan postpartum, oleh karena itu diharapkan kepada tenaga kesehatan untuk dapat meningkatkan penyuluhan kepada masyarakat tentang keluarga berencana dengan jumlah yang aman untuk persalinan berikutnya.

    image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/ eSkripsi Universitas...arrow_drop_down
    image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
    0
    citations0
    popularityAverage
    influenceAverage
    impulseAverage
    BIP!Powered by BIP!
    more_vert
      image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/ eSkripsi Universitas...arrow_drop_down
      image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
  • Authors: SHAIFUD, DAULAH ALHAMDANI;

    Menyambut Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang mulai berlaku 31 Desember 2015 mendatang, sektor industri konstruksi Indonesia masih punya banyak pekerjaan rumah. Satu di antaranya adalah membenahi kompetensi, keahlian dan kelaikan pekerja konstruksi, agar diakui dan dapat berpraktik di seluruh negara MEA. Dalam upaya melakukan kualifikasi terhadap lulusan perguruan tinggi di Indonesia, pemerintah telah menerbitkan Perpres No. 08 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Lampirannya yang menjadi acuan dalam penyusunan capaian pembelajaran lulusan dari setiap jenjang pendidikan secara nasional. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kemampuan kurikulum pendidikan teknik sipil di perguruan tinggi dalam memenuhi kompetensi insinyur yang mampu bersaing dalam dunia konstruksi ASEAN. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kurikulum teknik sipil Indonesia telah mampu memenuhi kompetensi insinyur ASEAN. Kekurangan dari kurikulum sekarang adalah belum mampu menghubungkan teori yang dipelajari dalam perkuliahan dengan kondisi nyata di lapangan dan belum mampu mewujudkan pemahaman yang terintegrasi antar mata kuliah yang ada dalam aplikasinya di lapangan. Kata Kunci : Kompetensi, Kurikulum, Insinyur

    0
    citations0
    popularityAverage
    influenceAverage
    impulseAverage
    BIP!Powered by BIP!
    more_vert
  • image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
    Authors: EDO, APRLIES SILVERIO;

    Kota Padang yang menjadi salah satu pintu gerbang ke Sumatera Barat membuat perkembangan Hotel di kota Padang cukup pesat. Hal tersebut terlihat dari banyaknya hotel berbintang yang telah ada dan yang akan di bangun di kota Padang yang berjumlah 76 buah. Hotel bintang V(lima) ada 1 buah, hotel bintang IV(empat) ada 4 buah, hotel bintang III(tiga) ada 4 buah, hotel bintang II (dua) ada 6 buah, hotel bintang I(satu) ada 6 BUAH, dan hotel melati ada 54 buah serta hotel bintang V yang akan di bangun di kota padang yang berlokasi di jalan dekat Plaza TELKOM Padang sehingga pemerintah kota Padang harus mampu memaksimalkan pemasukan dari hotel tersebut. Oleh karena penting dan menariknya masalah yang dijelaskan di atas, maka penulis berkeinginan untuk membahas dan meneliti lebih komprehensif dalam sebuah Skripsi dengan judul “PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH NO. 8 TAHUN 2011 TENTANG PAJAK HOTEL DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KOTA PADANG”

    image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/ eSkripsi Universitas...arrow_drop_down
    image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
    0
    citations0
    popularityAverage
    influenceAverage
    impulseAverage
    BIP!Powered by BIP!
    more_vert
      image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/ eSkripsi Universitas...arrow_drop_down
      image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
  • Authors: Romario, Putra;

    Pelaksanaan penataan Kelurahan sebagaimana tertuang pada Pasal 5 ayat (1) dan (2) Permendagri Nomor 31 Tahun 2006 tentang Pembentukan, Penghapusan dan Penggabungan Kelurahan telah dijabarkan persyaratan minimal pembentukan Kelurahan seperti Jumlah penduduk, luas wilayah, akses dan fasilitas penunjang pemerintahan. Pemerintah Kota Payakumbuh dengan jumlah 76 Kelurahan dinilai terlalu banyak dan belum proporsional sehingga tidak maksimal dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan tingkat Kelurahan, namun disatu sisi Pemerintah Kota Payakumbuh dalam melaksanakan penataan Kelurahan belum sepenuhnya dapat memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan pada Permendagri tersebut sehingga berdasarkan Pasal 7 ayat (2) bahwa Penghapusan dan Penggabungan Kelurahan dilakukan berdasarkan hasil penelitian dan pengkajian yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten / Kota sehingga diterbitkanlah Perda Kota Payakumbuh Nomor 7 Tahun 2013 tentang Pembentukan, Penghapusan dan Penggabungan Kelurahan dalam Kota Payakumbuh, dimana pembentukan Kelurahan ditentukan melalui kajian yang tertuang dalam bentuk Scoring System.Pelaksanaan penelitian ini bertujuan untuk menganalisa bagaimana pelaksanaan penggabungan Kelurahan di Kota Payakumbuh berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta bagaimana dampak penggabungan Kelurahan terhadap efektifitas pelayanan publik nantinya.Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan metode pendekatan yuridis sosiologis. Data penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder yang dikumpulkan melalui teknik wawancara, kuisioner dan studi dokumen yang diolah menggunakan teknik editing dan dianalisa secara kualitatif.Pembentukan Kelurahan di Kota Payakumbuh melalui scoring system menghasilkan 20 Kelurahan baru yang merupakan hasil kajian dan kebijakan Pemerintah Kota Payakumbuh dengan stakeholder terkait.Secara normatif, 20 Kelurahan baru hasil penggabungan ditemukan bahwa terdapat beberapa Kelurahan yang belum memenuhi kualifikasi atau persyaratan sebagaimana diatur didalam Permendagri Nomor 31 tahun 2006 seperti jumlah penduduk yang masih dibawah 2000 jiwa dan luas wilayah yang masih dibawah 5 Km2, selain itu proses penggabungan nantinya akan dilihat dari perspektif aturan perundang-undangan yang terbaru. Di sisi lain penulis melihat bahwa proses penggabungan Kelurahan sangat berdampak positif terhadap kualitas pelayanan publik dengan beberapa temuan faktor dan indikator. Pada prinsipnya penggabungan Kelurahan bertujuan untuk menata kembali Kelurahan yang ada di Kota Payakumbuh disesuaikan dengan kemampuan sumber daya yang ada serta untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik.

    0
    citations0
    popularityAverage
    influenceAverage
    impulseAverage
    BIP!Powered by BIP!
    more_vert
  • Authors: RIZQUN, KARIM;

    -

    0
    citations0
    popularityAverage
    influenceAverage
    impulseAverage
    BIP!Powered by BIP!
    more_vert
  • Authors: Anisatul, Husna;

    ABSTRAK Menurut Pasal 1 Angka 12 Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 3 Tahun 2016 Tentang Pembinaan & Pemberdayaan Pasar Rakyat; Pasar serikat adalah Pasar yang dimiliki oleh dua nagari atau lebih. Salah satu pasar serikat yang ada di wilayah Minangkabau adalah Pasar Serikat B Nagari Simabua yang terdiri dari 3 nagari di Kecamatan Pariangan yaitu Nagari Simabua, Pariangan, Batubasa. Pasar ini didirikan diatas tanah ulayat yang dihibahkan oleh 5 orang datuak. Masing masing datuak mendapatkan hak sewa 1 kios yang dikelola oleh kemenakannya dalam garis keturunan kebawah, dan tidak boleh disewakan/ dialihkan kepada orang lain, jikalau tidak ada kemenakannnya dalam garis keturunan kebawah, maka diambil alih oleh pengurus pasar. Sedangkan 10 lainnya disewa oleh pedagang umum. Untuk mendapatkan nomor kios para pedagang melakukan cabut lot dan diundi. Perumusan masalah adalah 1) Bagaimana pelaksanaan perjanjian sewa menyewa kios antara pihak pedagang dengan pengurus Pasar Serikat B Nagari Simabua, 2) Bagaimana hambatan dan solusi dari pelaksanaan perjanjian sewa menyewa kios antara pihak pedagang dengan pengurus Pasar Serikat B Nagari Simabua. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan empiris. Penelitian ini bersifat deskriptif, dari hasil penelitian dan pembahasan diperoleh kesimpulan: 1) Pelaksanaan perjanjian sewa menyewa kios antara pihak pedagang dengan pengurus pasar di Pasar Serikat B Nagari Simabua, yang menjadi barang adalah kios yang disewakan terdiri 16 kios, 8 di sayap kanan, dan 8 di sayap kiri, satu diantaranya kantor pengurus pasar, dan untuk harga para pedagang sepakat dengan harga Rp. 200.000/bln terbukti dengan adanya surat kesepakatan para pedagang bahwasanya mereka sanggup membayar sebanyak Rp.200.000. Namun dalam pelaksanaanya, walaupun telah diminta oleh pengurus pasar banyak diantara pedagang yang lalai/ tidak membayar, dikarenakan tidak adanya sanksi yang dikenai jika pedagang tidak membayar sewa kios, dikaitkan dengan asas dalam perjanjian pedagang telah melakukan wanprestasi dan melanggar asas perjanjian yaitu Asas kepastian hukum, Pasal 1338 ayat (1) KUH Perdata, Asas iktikad baik, Pasal 1338 ayat (3) Asas keseimbangan yaitu pedagang mendominasi dalam pelaksanaan perjanjian. 2) Hambatan dan solusi dari penyelesaian permasalahan yang timbul dari pelaksanaan perjanjian sewa kios antara pihak pedagang dengan pengurus pasar di Pasar Serikat B Nagari Simabua. Terjadinya wanprestasi dalam pelaksanaan perjanjian oleh pedagang, disebabkan oleh Kurangnya iktikad baik pedagang dalam membayar sewa kios, Belum adanya peraturan nagari yang mengatur tentang pasar sehingga pengurus pasar tidak bisa memaksakan pedagang untuk membayar sewa kios tersebut. Kata Kunci: Perjanjian, Sewa Menyewa, Pasar Serikat B Nagari Simabua

    0
    citations0
    popularityAverage
    influenceAverage
    impulseAverage
    BIP!Powered by BIP!
    more_vert
  • image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
    Authors: Wati, Wahyu Maula Dewi;

    Batak Toba adalah suku yang bermukim di daerah Sumatera Utara yang mementingkan penerusan marga melalui adanya keturunan. Penelitian ini meneliti tentang persepsi suku Batak Toba mengenai keturunan dan cinta, gambaran triangular theory of love pada pasangan suku Batak Toba yang belum memiliki keturunan, dan faktor-faktor yang mendukung triangular theory of love meskipun mereka tidak memiliki keturunan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologis, teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan observasi dan wawancara terhadap 3 pasangan partisipan yang berasal dari Batak Toba yang sudah menikah dengan rentang usia pernikahan 5-15 tahun dan belum memiliki keturunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keturunan merupakan hal yang sangat penting, menjadi tujuan terbesar dalam pernikahan, tuntutan adat Batak Toba anak laki-laki menjadi penerus marga, dan keturunan merupakan anugrah dari Tuhan. Beberapa persepsi suku Batak Toba mengenai cinta diantaranya cinta menjadi dasar kehidupan yang baik, menjadi dasar dalam melaksanakan pernikahan, cinta merupakan ungkapan sebuah perasaan, dan dalam masyarakat suku Batak Toba cinta disebut sebagai holong. Dalam triangular theory of love, aspek intimacy mencakup kebahagiaan, kebosanan, dan komunikasi. Aspek passion mencakup gairah, kehidupan seksual pasangan, dan ketertarikan antar pasangan. Sedangkan aspek commitment meliputi komitmen jangkan pendek dan komitmen jangka panjang. Faktor yang mendukung triangular theory of love pada pasangan suku Batak Toba yaitu dukungan pasangan, kepercayaan terhadap Tuhan, perasaan yang kuat antar pasangan, dan dukungan orang tua. Sedangkan faktor yang dapat melemahkannya yaitu kebosanan dan respon negatif dari orang sekitar. Batak Toba is a tribe that lives in North Sumatra which emphasizes the continuation of the clan through descendants. This study examines the Batak Toba's perception of descent and love, the description of the triangular theory of love in Batak Toba couples who do not have children, and the factors that support the triangular theory of love even though they do not have children. This study uses phenomenological qualitative methods, data collection techniques in research using observations and interviews with 3 pairs of participants from Batak Toba who are married with a marriage age range of 5-15 years and do not have children. The results of the study show that descent is very important, being the biggest goal in marriage, the Toba Batak custom demands that a son be the successor of the clan, and descent is a gift from God. Some of the Batak Toba perceptions of love include love being the basis of a good life, being the basis for carrying out marriages, love is an expression of a feeling, and in the Toba Batak people, love is referred to as holong. In the triangular theory of love, intimacy aspects include happiness, boredom, and communication. Aspects of passion include passion, partner's sexual life, and attraction between partners. Meanwhile, the commitment aspect includes short-term commitments and long-term commitments. Factors that support the triangular theory of love in Batak Toba tribal couples are partner support, belief in God, strong feelings between partners, and parental support. While the factors that can weaken it are boredom and negative responses from people around. Keywords: Toba Batak tribe, clan, triangular theory of love, do not have offspring

    image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/ Institutional Reposi...arrow_drop_down
    image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
    0
    citations0
    popularityAverage
    influenceAverage
    impulseAverage
    BIP!Powered by BIP!
    more_vert
      image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/ Institutional Reposi...arrow_drop_down
      image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
  • Authors: SURYA, PRATAMA;

    ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Organisasi Saraso Badunsanak Sebagai Wadah Berkesenian di Nagari Balaigurah Kecamatan Ampek Angkek Kabupaten Agam Tahun 2011-2021”, membahas mengenai perkembangan Saraso Badunsanak yang menciptakan wadah berkesenian di Nagari Balaigurah. Penulis mencoba mengungkapkan bagaimana perkembangan Sararaso Badunsanak dan dampak kehadirannya terhadap masyarakat Nagari Balaigurah. Saraso Badunsanak pada awal perkembanganya menciptakan wadah melalui kesenian Gandang Tambua. Organisasi ini tercipta karena keresahan Fandi Pratama yang melihat pemuda Nagari Balaigurah menghabiskan hari-harinya dengan melakukan kegiatan yang tidak berguna seperti minum-minuman keras maupun berjudi. Fandi Pratama mengumpulkan teman-teman sebayanya untuk berdiskusi perihal menciptakan wadah Produktivitas dan kreatifitas melalui kesenian. Berbekal ilmu dari BSTM Unand, Fandi Pratama mengajak pemuda Nagari Balaigurah untuk memulai organisasi Saraso Badunsanak ini meskipun pada awal berdiri organisasi mengalami banyak kesulitan. Penulisan karya ini ditinjau menggunakan metode sejarah yang mencakup empat tahapan yakni, Heuristik, Kritik, Interpretasi, dan Historiografi. Skripsi ini ditunjang dengan sumber primer dan sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan dan wawancara adapun sumber-sumber tersebut diantaranya : arsip Saraso Badunsanak, dokumentasi kegiatan, serta karya tulis ilmiah yang berkaitan dengan objek penelitian. Saraso Badunsanak dalam perkembanganya sebagai organisasi kesenian tradisional Minangkabau dapat menghadirkan citra baik bagi Nagari Balaigurah. Bahkan perekonomian masyarakat Nagari ikut terdampak walaupun tidak banyak, yang dari pengganguran menjadi pembuat Gandang Tambua dan dari kedai yang sepi menjadi ramai ketika acara yang diadakan oleh Saraso Badunsanak. Kata Kunci : Organisasi, Seni Tradisional, Gandang Tambua

    0
    citations0
    popularityAverage
    influenceAverage
    impulseAverage
    BIP!Powered by BIP!
    more_vert
  • image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
    Authors: Akbar, Esa Dhuhur Putra;

    Proses pembelajaran yang dilakukan oleh banyak tenaga pendidik saat ini cenderung pada pencapaian target materi kurikulum, lebih mementingkan pada penghafalan konsep bukan pada pemahaman. Hal ini dapat dilihat dari kegiatan pembelajaran di dalam kelas yang selalu didominasi oleh guru. Belum ada interaksi antara guru dan siswa yang dapat meningkatkan belajar siswa. Berdasarkan hasil identifikasi masalah, maka masalah penelitian dirumuskan sebagai berikut :“Apakah melalui penggunaan pendekatan matematika realistik pada pembelajaran matematika topik bangun ruang dapat meningkatkan hasil belajar matematika bagi siswa kelas IV SD Negeri Sidorejo Lor 05 Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga?”. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan pada kondisi awal atau pemberian pretest siswa yang nilainya memenuhi KKM terdapat 13 siswa (32%) dan yang belum memenuhi KKM terdapat 28 siswa (68%). Siklus I menggunakan pendekatan matematika realistik terjadi peningkatan cukup signifikan yaitu terdapat 37 siswa memenuhi KKM (90%) dan 4 siswa (10%) belum memenuhi KKM yang ditetapkan. Kemudian pada siklus II terjadi peningkatan sangat signifikan yaitu 41 siswa atau seluruh siswa (100%) telah memenuhi KKM yang ditetapkan. Ini berarti bahwa penelitian telah berhasil, dibuktikan dengan nilai seluruh siswa di atas KKM yaitu 66 (≥66) dan 100% siswa tuntas memenuhi KKM atau melebihi KKM yang ditetapkan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan pendekatan matematika realistic pada pembelajaran matematika topik bangun ruang dapat meningkatkan hasil belajar matematika bagi siswa kelas IV SD Negeri Sidorejo Lor 05 Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga.

    image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/ Institutional Reposi...arrow_drop_down
    image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
    0
    citations0
    popularityAverage
    influenceAverage
    impulseAverage
    BIP!Powered by BIP!
    more_vert
      image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/ Institutional Reposi...arrow_drop_down
      image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
  • image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
    Authors: Ulfah, Yulian;

    Tujuan Alasan hubungan seksual pranikah menurut SDKI sebagian besar karena penasaran 57,5% , terjadi begitu saja 38% dan dipaksa oleh pasangan 12,6%. Dampaknya bisa KTD, aborsi dan HIV AIDS. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual pranikah pada siswa SMAN Z Padang tahun 2018. Metode Penelitian menggunakan desain cross sectional. Sebagai populasi adalah seluruh siswa/siswi kelas X dan XI di SMAN Z Padang pada bulan Mei – Juli 2018, dengan jumlah sampel sebanyak 172 orang yang dipilih dengan teknik propotional random sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-square dan analisis regresi logistik. Hasil Hanya sebagian kecil responden yang memiliki perilaku seksual berisiko, 55,2% responden berpengetahuan rendah, 52,3% responden dengan sikap negatif, 62,2% responden dengan tingkat religios rendah, 33,1% responden terpapar media pornografi, 50% orang tua responden tidak berperan, dan 54,1% responden dengan peran teman sebaya. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara sikap (p=0,011), paparan media massa (p=0,004), peran orang tua (p=0,001), dan peran teman sebaya (p=0,002) dengan perilaku seksual. Hasil analisis multivariat menunjukkan peran orang tua adalah variabel yang paling dominan terhadap perilaku seksual. Kesimpulan Peran orang tua adalah variabel yang paling dominan terhadap perilaku seksual pranikah pada siswa SMAN Z 2018 Padang. Daftar Pustaka : 68 (2003 – 2018) Kata Kunci : Remaja, Perilaku Seksual, Berisiko

    image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/ eSkripsi Universitas...arrow_drop_down
    image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
    0
    citations0
    popularityAverage
    influenceAverage
    impulseAverage
    BIP!Powered by BIP!
    more_vert
      image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/ eSkripsi Universitas...arrow_drop_down
      image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
Advanced search in
Research products
arrow_drop_down
Searching FieldsTerms
Any field
arrow_drop_down
includes
arrow_drop_down
  • image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
    Authors: Deffi, Uprianti Bakri;

    Penyebab kematian ibu terbesar yaitu perdarahan, lebih dari separuh jumlah seluruh kematian ibu terjadi karena perdarahan postpartum. Perdarahan postpartum juga disebabkan oleh beberapa faktor risiko yaitu umur, jumlah paritas, jarak antar kelahiran, riwayat persalinan sebelumnya, lama partus, lama lepasnya plasenta, anemia, pengetahuan ibu, perilaku ibu, kunjungan ANC. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian perdarahan postpartum. Penelitian ini menggunakan metode analitik restropektif dengan pendekatan Case Control Study terhadap 58 ibu yang bersalin di wilayah kerja dinas kesehatan Kabupaten Merangin yang terdiri dari kasus dan control. Sampel dipilih secara simple random sampling. Analisis dari hasil uji statistik menggunakan uji Chi-Square untuk dapat menyimpulkan adanya hubungan dua variabel bermakna atau tidak bermakna. Hasil uji chi square menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara umur(p: 0,001, OR: 3,63; CI: 1,686-7,843), paritas (p: 0,000, OR: 5,971; CI: 2,658-13,413), jarak kelahiran (p: 0,000, OR: 5,388; CI: 2,433-11,933), riwayat persalinan (p: 0,001, OR: 3,610; CI: 1,679-7,763), riwayat anemia (p: 0,000, OR: 4.249; CI: 1,950-9,258) dan pengetahuan (p: 0,003, OR: 3,109, CI: 1,457-6,634) dengan kejadian perdarahan post partum. Selanjutnya, paritas merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan kejadian perdarahan post partum dengan nilai Exp(B) : 16.112. Kesimpulan penelitian ini yaitu ibu hamil dengan paritas berisiko akan meningkatkan kejadian perdarahan postpartum, oleh karena itu diharapkan kepada tenaga kesehatan untuk dapat meningkatkan penyuluhan kepada masyarakat tentang keluarga berencana dengan jumlah yang aman untuk persalinan berikutnya.

    image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/ eSkripsi Universitas...arrow_drop_down
    image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
    0
    citations0
    popularityAverage
    influenceAverage
    impulseAverage
    BIP!Powered by BIP!
    more_vert
      image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/ eSkripsi Universitas...arrow_drop_down
      image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
  • Authors: SHAIFUD, DAULAH ALHAMDANI;

    Menyambut Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang mulai berlaku 31 Desember 2015 mendatang, sektor industri konstruksi Indonesia masih punya banyak pekerjaan rumah. Satu di antaranya adalah membenahi kompetensi, keahlian dan kelaikan pekerja konstruksi, agar diakui dan dapat berpraktik di seluruh negara MEA. Dalam upaya melakukan kualifikasi terhadap lulusan perguruan tinggi di Indonesia, pemerintah telah menerbitkan Perpres No. 08 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Lampirannya yang menjadi acuan dalam penyusunan capaian pembelajaran lulusan dari setiap jenjang pendidikan secara nasional. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kemampuan kurikulum pendidikan teknik sipil di perguruan tinggi dalam memenuhi kompetensi insinyur yang mampu bersaing dalam dunia konstruksi ASEAN. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kurikulum teknik sipil Indonesia telah mampu memenuhi kompetensi insinyur ASEAN. Kekurangan dari kurikulum sekarang adalah belum mampu menghubungkan teori yang dipelajari dalam perkuliahan dengan kondisi nyata di lapangan dan belum mampu mewujudkan pemahaman yang terintegrasi antar mata kuliah yang ada dalam aplikasinya di lapangan. Kata Kunci : Kompetensi, Kurikulum, Insinyur

    0
    citations0
    popularityAverage
    influenceAverage
    impulseAverage
    BIP!Powered by BIP!
    more_vert
  • image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
    Authors: EDO, APRLIES SILVERIO;

    Kota Padang yang menjadi salah satu pintu gerbang ke Sumatera Barat membuat perkembangan Hotel di kota Padang cukup pesat. Hal tersebut terlihat dari banyaknya hotel berbintang yang telah ada dan yang akan di bangun di kota Padang yang berjumlah 76 buah. Hotel bintang V(lima) ada 1 buah, hotel bintang IV(empat) ada 4 buah, hotel bintang III(tiga) ada 4 buah, hotel bintang II (dua) ada 6 buah, hotel bintang I(satu) ada 6 BUAH, dan hotel melati ada 54 buah serta hotel bintang V yang akan di bangun di kota padang yang berlokasi di jalan dekat Plaza TELKOM Padang sehingga pemerintah kota Padang harus mampu memaksimalkan pemasukan dari hotel tersebut. Oleh karena penting dan menariknya masalah yang dijelaskan di atas, maka penulis berkeinginan untuk membahas dan meneliti lebih komprehensif dalam sebuah Skripsi dengan judul “PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH NO. 8 TAHUN 2011 TENTANG PAJAK HOTEL DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KOTA PADANG”

    image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/ eSkripsi Universitas...arrow_drop_down
    image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
    0
    citations0
    popularityAverage
    influenceAverage
    impulseAverage
    BIP!Powered by BIP!
    more_vert
      image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/ eSkripsi Universitas...arrow_drop_down
      image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
  • Authors: Romario, Putra;

    Pelaksanaan penataan Kelurahan sebagaimana tertuang pada Pasal 5 ayat (1) dan (2) Permendagri Nomor 31 Tahun 2006 tentang Pembentukan, Penghapusan dan Penggabungan Kelurahan telah dijabarkan persyaratan minimal pembentukan Kelurahan seperti Jumlah penduduk, luas wilayah, akses dan fasilitas penunjang pemerintahan. Pemerintah Kota Payakumbuh dengan jumlah 76 Kelurahan dinilai terlalu banyak dan belum proporsional sehingga tidak maksimal dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan tingkat Kelurahan, namun disatu sisi Pemerintah Kota Payakumbuh dalam melaksanakan penataan Kelurahan belum sepenuhnya dapat memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan pada Permendagri tersebut sehingga berdasarkan Pasal 7 ayat (2) bahwa Penghapusan dan Penggabungan Kelurahan dilakukan berdasarkan hasil penelitian dan pengkajian yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten / Kota sehingga diterbitkanlah Perda Kota Payakumbuh Nomor 7 Tahun 2013 tentang Pembentukan, Penghapusan dan Penggabungan Kelurahan dalam Kota Payakumbuh, dimana pembentukan Kelurahan ditentukan melalui kajian yang tertuang dalam bentuk Scoring System.Pelaksanaan penelitian ini bertujuan untuk menganalisa bagaimana pelaksanaan penggabungan Kelurahan di Kota Payakumbuh berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta bagaimana dampak penggabungan Kelurahan terhadap efektifitas pelayanan publik nantinya.Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan metode pendekatan yuridis sosiologis. Data penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder yang dikumpulkan melalui teknik wawancara, kuisioner dan studi dokumen yang diolah menggunakan teknik editing dan dianalisa secara kualitatif.Pembentukan Kelurahan di Kota Payakumbuh melalui scoring system menghasilkan 20 Kelurahan baru yang merupakan hasil kajian dan kebijakan Pemerintah Kota Payakumbuh dengan stakeholder terkait.Secara normatif, 20 Kelurahan baru hasil penggabungan ditemukan bahwa terdapat beberapa Kelurahan yang belum memenuhi kualifikasi atau persyaratan sebagaimana diatur didalam Permendagri Nomor 31 tahun 2006 seperti jumlah penduduk yang masih dibawah 2000 jiwa dan luas wilayah yang masih dibawah 5 Km2, selain itu proses penggabungan nantinya akan dilihat dari perspektif aturan perundang-undangan yang terbaru. Di sisi lain penulis melihat bahwa proses penggabungan Kelurahan sangat berdampak positif terhadap kualitas pelayanan publik dengan beberapa temuan faktor dan indikator. Pada prinsipnya penggabungan Kelurahan bertujuan untuk menata kembali Kelurahan yang ada di Kota Payakumbuh disesuaikan dengan kemampuan sumber daya yang ada serta untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik.

    0
    citations0
    popularityAverage
    influenceAverage
    impulseAverage
    BIP!Powered by BIP!
    more_vert
  • Authors: RIZQUN, KARIM;

    -

    0
    citations0
    popularityAverage
    influenceAverage
    impulseAverage
    BIP!Powered by BIP!
    more_vert
  • Authors: Anisatul, Husna;

    ABSTRAK Menurut Pasal 1 Angka 12 Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 3 Tahun 2016 Tentang Pembinaan & Pemberdayaan Pasar Rakyat; Pasar serikat adalah Pasar yang dimiliki oleh dua nagari atau lebih. Salah satu pasar serikat yang ada di wilayah Minangkabau adalah Pasar Serikat B Nagari Simabua yang terdiri dari 3 nagari di Kecamatan Pariangan yaitu Nagari Simabua, Pariangan, Batubasa. Pasar ini didirikan diatas tanah ulayat yang dihibahkan oleh 5 orang datuak. Masing masing datuak mendapatkan hak sewa 1 kios yang dikelola oleh kemenakannya dalam garis keturunan kebawah, dan tidak boleh disewakan/ dialihkan kepada orang lain, jikalau tidak ada kemenakannnya dalam garis keturunan kebawah, maka diambil alih oleh pengurus pasar. Sedangkan 10 lainnya disewa oleh pedagang umum. Untuk mendapatkan nomor kios para pedagang melakukan cabut lot dan diundi. Perumusan masalah adalah 1) Bagaimana pelaksanaan perjanjian sewa menyewa kios antara pihak pedagang dengan pengurus Pasar Serikat B Nagari Simabua, 2) Bagaimana hambatan dan solusi dari pelaksanaan perjanjian sewa menyewa kios antara pihak pedagang dengan pengurus Pasar Serikat B Nagari Simabua. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan empiris. Penelitian ini bersifat deskriptif, dari hasil penelitian dan pembahasan diperoleh kesimpulan: 1) Pelaksanaan perjanjian sewa menyewa kios antara pihak pedagang dengan pengurus pasar di Pasar Serikat B Nagari Simabua, yang menjadi barang adalah kios yang disewakan terdiri 16 kios, 8 di sayap kanan, dan 8 di sayap kiri, satu diantaranya kantor pengurus pasar, dan untuk harga para pedagang sepakat dengan harga Rp. 200.000/bln terbukti dengan adanya surat kesepakatan para pedagang bahwasanya mereka sanggup membayar sebanyak Rp.200.000. Namun dalam pelaksanaanya, walaupun telah diminta oleh pengurus pasar banyak diantara pedagang yang lalai/ tidak membayar, dikarenakan tidak adanya sanksi yang dikenai jika pedagang tidak membayar sewa kios, dikaitkan dengan asas dalam perjanjian pedagang telah melakukan wanprestasi dan melanggar asas perjanjian yaitu Asas kepastian hukum, Pasal 1338 ayat (1) KUH Perdata, Asas iktikad baik, Pasal 1338 ayat (3) Asas keseimbangan yaitu pedagang mendominasi dalam pelaksanaan perjanjian. 2) Hambatan dan solusi dari penyelesaian permasalahan yang timbul dari pelaksanaan perjanjian sewa kios antara pihak pedagang dengan pengurus pasar di Pasar Serikat B Nagari Simabua. Terjadinya wanprestasi dalam pelaksanaan perjanjian oleh pedagang, disebabkan oleh Kurangnya iktikad baik pedagang dalam membayar sewa kios, Belum adanya peraturan nagari yang mengatur tentang pasar sehingga pengurus pasar tidak bisa memaksakan pedagang untuk membayar sewa kios tersebut. Kata Kunci: Perjanjian, Sewa Menyewa, Pasar Serikat B Nagari Simabua

    0
    citations0
    popularityAverage
    influenceAverage
    impulseAverage
    BIP!Powered by BIP!
    more_vert
  • image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
    Authors: Wati, Wahyu Maula Dewi;

    Batak Toba adalah suku yang bermukim di daerah Sumatera Utara yang mementingkan penerusan marga melalui adanya keturunan. Penelitian ini meneliti tentang persepsi suku Batak Toba mengenai keturunan dan cinta, gambaran triangular theory of love pada pasangan suku Batak Toba yang belum memiliki keturunan, dan faktor-faktor yang mendukung triangular theory of love meskipun mereka tidak memiliki keturunan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologis, teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan observasi dan wawancara terhadap 3 pasangan partisipan yang berasal dari Batak Toba yang sudah menikah dengan rentang usia pernikahan 5-15 tahun dan belum memiliki keturunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keturunan merupakan hal yang sangat penting, menjadi tujuan terbesar dalam pernikahan, tuntutan adat Batak Toba anak laki-laki menjadi penerus marga, dan keturunan merupakan anugrah dari Tuhan. Beberapa persepsi suku Batak Toba mengenai cinta diantaranya cinta menjadi dasar kehidupan yang baik, menjadi dasar dalam melaksanakan pernikahan, cinta merupakan ungkapan sebuah perasaan, dan dalam masyarakat suku Batak Toba cinta disebut sebagai holong. Dalam triangular theory of love, aspek intimacy mencakup kebahagiaan, kebosanan, dan komunikasi. Aspek passion mencakup gairah, kehidupan seksual pasangan, dan ketertarikan antar pasangan. Sedangkan aspek commitment meliputi komitmen jangkan pendek dan komitmen jangka panjang. Faktor yang mendukung triangular theory of love pada pasangan suku Batak Toba yaitu dukungan pasangan, kepercayaan terhadap Tuhan, perasaan yang kuat antar pasangan, dan dukungan orang tua. Sedangkan faktor yang dapat melemahkannya yaitu kebosanan dan respon negatif dari orang sekitar. Batak Toba is a tribe that lives in North Sumatra which emphasizes the continuation of the clan through descendants. This study examines the Batak Toba's perception of descent and love, the description of the triangular theory of love in Batak Toba couples who do not have children, and the factors that support the triangular theory of love even though they do not have children. This study uses phenomenological qualitative methods, data collection techniques in research using observations and interviews with 3 pairs of participants from Batak Toba who are married with a marriage age range of 5-15 years and do not have children. The results of the study show that descent is very important, being the biggest goal in marriage, the Toba Batak custom demands that a son be the successor of the clan, and descent is a gift from God. Some of the Batak Toba perceptions of love include love being the basis of a good life, being the basis for carrying out marriages, love is an expression of a feeling, and in the Toba Batak people, love is referred to as holong. In the triangular theory of love, intimacy aspects include happiness, boredom, and communication. Aspects of passion include passion, partner's sexual life, and attraction between partners. Meanwhile, the commitment aspect includes short-term commitments and long-term commitments. Factors that support the triangular theory of love in Batak Toba tribal couples are partner support, belief in God, strong feelings between partners, and parental support. While the factors that can weaken it are boredom and negative responses from people around. Keywords: Toba Batak tribe, clan, triangular theory of love, do not have offspring

    image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/ Institutional Reposi...arrow_drop_down
    image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
    0
    citations0
    popularityAverage
    influenceAverage
    impulseAverage
    BIP!Powered by BIP!
    more_vert
      image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/ Institutional Reposi...arrow_drop_down
      image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
  • Authors: SURYA, PRATAMA;

    ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Organisasi Saraso Badunsanak Sebagai Wadah Berkesenian di Nagari Balaigurah Kecamatan Ampek Angkek Kabupaten Agam Tahun 2011-2021”, membahas mengenai perkembangan Saraso Badunsanak yang menciptakan wadah berkesenian di Nagari Balaigurah. Penulis mencoba mengungkapkan bagaimana perkembangan Sararaso Badunsanak dan dampak kehadirannya terhadap masyarakat Nagari Balaigurah. Saraso Badunsanak pada awal perkembanganya menciptakan wadah melalui kesenian Gandang Tambua. Organisasi ini tercipta karena keresahan Fandi Pratama yang melihat pemuda Nagari Balaigurah menghabiskan hari-harinya dengan melakukan kegiatan yang tidak berguna seperti minum-minuman keras maupun berjudi. Fandi Pratama mengumpulkan teman-teman sebayanya untuk berdiskusi perihal menciptakan wadah Produktivitas dan kreatifitas melalui kesenian. Berbekal ilmu dari BSTM Unand, Fandi Pratama mengajak pemuda Nagari Balaigurah untuk memulai organisasi Saraso Badunsanak ini meskipun pada awal berdiri organisasi mengalami banyak kesulitan. Penulisan karya ini ditinjau menggunakan metode sejarah yang mencakup empat tahapan yakni, Heuristik, Kritik, Interpretasi, dan Historiografi. Skripsi ini ditunjang dengan sumber primer dan sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan dan wawancara adapun sumber-sumber tersebut diantaranya : arsip Saraso Badunsanak, dokumentasi kegiatan, serta karya tulis ilmiah yang berkaitan dengan objek penelitian. Saraso Badunsanak dalam perkembanganya sebagai organisasi kesenian tradisional Minangkabau dapat menghadirkan citra baik bagi Nagari Balaigurah. Bahkan perekonomian masyarakat Nagari ikut terdampak walaupun tidak banyak, yang dari pengganguran menjadi pembuat Gandang Tambua dan dari kedai yang sepi menjadi ramai ketika acara yang diadakan oleh Saraso Badunsanak. Kata Kunci : Organisasi, Seni Tradisional, Gandang Tambua

    0
    citations0
    popularityAverage
    influenceAverage
    impulseAverage
    BIP!Powered by BIP!
    more_vert
  • image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
    Authors: Akbar, Esa Dhuhur Putra;

    Proses pembelajaran yang dilakukan oleh banyak tenaga pendidik saat ini cenderung pada pencapaian target materi kurikulum, lebih mementingkan pada penghafalan konsep bukan pada pemahaman. Hal ini dapat dilihat dari kegiatan pembelajaran di dalam kelas yang selalu didominasi oleh guru. Belum ada interaksi antara guru dan siswa yang dapat meningkatkan belajar siswa. Berdasarkan hasil identifikasi masalah, maka masalah penelitian dirumuskan sebagai berikut :“Apakah melalui penggunaan pendekatan matematika realistik pada pembelajaran matematika topik bangun ruang dapat meningkatkan hasil belajar matematika bagi siswa kelas IV SD Negeri Sidorejo Lor 05 Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga?”. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan pada kondisi awal atau pemberian pretest siswa yang nilainya memenuhi KKM terdapat 13 siswa (32%) dan yang belum memenuhi KKM terdapat 28 siswa (68%). Siklus I menggunakan pendekatan matematika realistik terjadi peningkatan cukup signifikan yaitu terdapat 37 siswa memenuhi KKM (90%) dan 4 siswa (10%) belum memenuhi KKM yang ditetapkan. Kemudian pada siklus II terjadi peningkatan sangat signifikan yaitu 41 siswa atau seluruh siswa (100%) telah memenuhi KKM yang ditetapkan. Ini berarti bahwa penelitian telah berhasil, dibuktikan dengan nilai seluruh siswa di atas KKM yaitu 66 (≥66) dan 100% siswa tuntas memenuhi KKM atau melebihi KKM yang ditetapkan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan pendekatan matematika realistic pada pembelajaran matematika topik bangun ruang dapat meningkatkan hasil belajar matematika bagi siswa kelas IV SD Negeri Sidorejo Lor 05 Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga.

    image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/ Institutional Reposi...arrow_drop_down
    image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
    0
    citations0
    popularityAverage
    influenceAverage
    impulseAverage
    BIP!Powered by BIP!
    more_vert
      image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/ Institutional Reposi...arrow_drop_down
      image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
  • image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
    Authors: Ulfah, Yulian;

    Tujuan Alasan hubungan seksual pranikah menurut SDKI sebagian besar karena penasaran 57,5% , terjadi begitu saja 38% dan dipaksa oleh pasangan 12,6%. Dampaknya bisa KTD, aborsi dan HIV AIDS. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual pranikah pada siswa SMAN Z Padang tahun 2018. Metode Penelitian menggunakan desain cross sectional. Sebagai populasi adalah seluruh siswa/siswi kelas X dan XI di SMAN Z Padang pada bulan Mei – Juli 2018, dengan jumlah sampel sebanyak 172 orang yang dipilih dengan teknik propotional random sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-square dan analisis regresi logistik. Hasil Hanya sebagian kecil responden yang memiliki perilaku seksual berisiko, 55,2% responden berpengetahuan rendah, 52,3% responden dengan sikap negatif, 62,2% responden dengan tingkat religios rendah, 33,1% responden terpapar media pornografi, 50% orang tua responden tidak berperan, dan 54,1% responden dengan peran teman sebaya. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara sikap (p=0,011), paparan media massa (p=0,004), peran orang tua (p=0,001), dan peran teman sebaya (p=0,002) dengan perilaku seksual. Hasil analisis multivariat menunjukkan peran orang tua adalah variabel yang paling dominan terhadap perilaku seksual. Kesimpulan Peran orang tua adalah variabel yang paling dominan terhadap perilaku seksual pranikah pada siswa SMAN Z 2018 Padang. Daftar Pustaka : 68 (2003 – 2018) Kata Kunci : Remaja, Perilaku Seksual, Berisiko

    image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/ eSkripsi Universitas...arrow_drop_down
    image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/
    0
    citations0
    popularityAverage
    influenceAverage
    impulseAverage
    BIP!Powered by BIP!
    more_vert
      image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/ eSkripsi Universitas...arrow_drop_down
      image/svg+xml art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos Open Access logo, converted into svg, designed by PLoS. This version with transparent background. http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Open_Access_logo_PLoS_white.svg art designer at PLoS, modified by Wikipedia users Nina, Beao, JakobVoss, and AnonMoos http://www.plos.org/